Naskah Kerja Sama Undana Dengan Empat Institusi Ditandatangani
17/03/2015
article thumbnail

Guna memajukan pendidikan tinggi di NTT, Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali melakukan kerja sama dengan empat institusi. Naskah kerja sama tersebut ditandatangani di ruang CCTV lantai tiga Unda [ ... ]


BEM PT Indonesia Gelar Aksi Damai
15/03/2015
article thumbnail

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi (PT) seluruh Indonesia, selama empat hari (25-28) Pebruari 2015 di Denpasar Bali menggelar aksi damai dan deklarasi guna mewujudkan reformasi agraria s [ ... ]


Artikel Lainnya

Naskah Kerja Sama Undana Dengan Empat Institusi Ditandatangani

Guna memajukan pendidikan tinggi di NTT, Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali melakukan kerja sama dengan empat institusi. Naskah kerja sama tersebut ditandatangani di ruang CCTV lantai tiga Undana Penfui, Selasa, (10/3). Empat institusi  yang melakukan kerjasama dengan Undana tersebut yakni, RRI Stasiun Kupang dalam bidang dialog interaktif, Universitas Timor (Unimor), dalam bidang tridharma perguruan tinggi dan pengembangan lembaga, Stikes Rosa Mistika Kefamenanu dan Humanitarian Assistance Network for Development (HAND) Kupang yang berfokus pada kemanusiaan dan pendidikan.

Naskah kerja sama tersebut masing-masing ditandatangani secara bergantian oleh Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik Lukas Benu, M.Si.,Ph.D, Kepala LPP RRI Stasiun Kupang, Enderiman Butar-Butar,SP.,M.Si, Pembantu Rektor I, Unimor, Drs. Anselinus Sahan, M.Pd, Ketua Stikes Rosa Mistika Kefamenanu, Robertus Bere, SKM.,M.Kes dan Direktur HAND, Ir. Ratna Pongkapadang, MM

Rektor, Fred Benu, pada kesempatan itu mengatakan, kerjasama dengan RRI Stasiun Kupang dirasa sangat penting

BEM PT Indonesia Gelar Aksi Damai

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi (PT) seluruh Indonesia, selama empat hari (25-28) Pebruari 2015 di Denpasar Bali menggelar aksi damai dan deklarasi guna mewujudkan reformasi agraria sejati.

Ketua BEM Universitas Nusa Cendana (Undana), Umbu Nuku Hama Ora kepada wartawan media ini menjelaskan, BEM seluruh Indonesia dalam aksi damai dan deklarasi tersebut menyampaikan tujuh poin tuntutan kepada Pemerintah yang diterima langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Imam Nahrawi, S.Ag.

Solusi dan tuntutan-tuntutan tersebut antara lain (1) Realisasikan poin 7 dari agenda prioritas Jokowi-JK, dalam kebijakan reforma agraria dan menjalankan kedaulatan pangan. “Kami akan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. Kami akan mewujudkan kedaulatan pangan melalui kebijakan perbaikan irigasi rusak dan jaringan irigasi di tiga juta hektar sawah, satu juta hektar lahan sawah baru di luar Jawa, pendirian Bank Petani dan UMKM, gudang dengan fasilitas pengolhan pasca panen di tiap sentra produksi. Kami akan melakukan langkah pemulihan kualitas kesuburan tanah lahan yang air irigasinya tercemar oleh limbah

KPK Dukung Kampus Anti Korupsi

Kunjungan kedua Wakil Ketua KPK, M. Busyro Muqoddas ke Universitas Nusa Cendana (Undana), Selasa, (10/3) diterima Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik Lukas Benu, M.Si.,Ph.D, guna melakukan dialog  program uji coba Kampus Anti Korupsi di ruang CCTV lantai tiga Undana Penfui. Dialog program uji coba kampus anti korupsi tersebut dipandu langsung oleh Rektor, Profesor Fred Benu, dihadiri pimpinan universitas, fakultas, dosen, lembaga, biro, bagian, sub bagian, pengurus ormawa BEM-BLM serta mahasiswa.

Pada kesempatan itu Busyro mengatakan, di sektor peternakan banyak terjadi korupsi. Data yang ada di KPK menunjukkan di sektor ini banyak terjadi ketimpangan hak-hak masyarakat peternakan yang seharusnya mereka hidup mewah justru terbalik, karena sering mendapat perlakuan yang tidak semestinya dari calo pembeli ternak sapi dengan penawaran harga yang sangat rendah. Masyarakat peternakan seperti inilah yang perlu mendapat pengawalan dari kampus saat terjadi transaksi jual beli ternak sapi.

“Jadi ini adalah tugas warga kampus untuk bersuara lebih keras lagi. Pemberdayaan masyarakat sipil yaitu kampus,

10 Orang Laboran Undana Ikut Latihan SDM

Kerja sama Laboratorium Riset Terpadu (LRT) Universitas Nusa Cendana (Undana) dengan Laboratorium Riset Terpadu Institut Pertanian Bogor (IPB), melibatkan 10 orang laboran di lingkungan Undana guna mengikuti latihan peningkatan sumber daya manusia (SDM) dalam rangka persiapan akreditasi laboratorium ISO/IEC 17025 di aula lantai dua LRT Undana Penfui, 2 hingga 4 Desember 2014.

Ketua LRT Undana, Prof. Ir. Henderiana L.L. Belli, M.Si.,Ph.D dalam laporannya mengatakan, kegiatan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia laboran dalam melaksanakan tugas untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kapabilitas laboratorium riset terpadu dalam rangka persiapan akreditasi laboratorium ISO/IEC 17025.

“Jadi bentuk kegiatan ini adalah pelatihan yang berupa pembekalan teori dan praktek terkait dengan peningkatan kemampuan laboran dalam rangka persiapan akreditasi laboratorium ISO/IEC 17025. Teori dan praktek yang

Rektor Lantik 18 Pejabat Undana

Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Ir. Fredrik Lukas Benu, M.Si.,Ph.D, awal Desember lalu, melantik dan mengambil sumpah 18 orang pejabat struktural dan non struktural di lingkungan Undana.

Para pejabat yang dilantik itu adalah Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan Perencanaan dan Sistem Informasi (BAAKPSI), Drs. Jimmy J, Benu, M.Si menggantikan Drs. Daud U.Z. Kamuri, M.Si yang memasuki masa purnabakti. drh. Novalino H.G. Kallau, M.Si (sebagai Pembantu Dekan II FKH). Dr. Ir. Yahya, M.Si (sebagai Pembantu Dekan II FKP). Lusia Sulo Maripan, S.Hut.,M.Si (sebagai Ketua Program Studi Kehutanan pada Fakultas Pertanian). Soni Doke, S.Pt.,M.Kes (Pembantu Dekan II FKM). Ir. Utma Aspatria, M.Si (sebagai Pembantu Dekan III FKM), Lumban N.L. Toruan, S.Pi.,M.Si (sebagai Ketua Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan pada FKP). Dr. Partogi H. Simatupang, S.Pi.,M.Si (sebagai Kepala Laboratorium Beton

Undana Gelar Promosi Terbuka Jabatan Eselon III

Salah satu isu yang cukup menonjol pasca hadirnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah adanya keharusan promosi jabatan secara terbuka. Kebijakan ini merupakan bagian penting dari pengejawantahan perubahan birokrasi dari zona nyaman (comfort zone) menuju zona kompetisi (competitif zone).

Menurut Ketua Baperjakat Universitas Nusa Cendana (Undana), Ir. D. Roy Nendissa, MP, perubahan itu menjadi salah satu trigger atau pemicu implementasi reformasi birokrasi menuju meritokrasi dan KKN yang selama ini terjadi secara masif di segala lini.

“Jadi promosi jabatan yang dilaksanakan Undana ini merupakan yang kedua kali. Sebelumnya promosi jabatan secara terbuka untuk jabatan eselon II, dan kali ini untuk eselon III dalam pengisian jabatan yang lowong di lingkungan Undana. Ini merupakan salah satu cara untuk mengikis politisasi birokrasi, selain itu juga birokrasi mendapatkan pejabat yang memiliki kualifikasi, kompetensi sesuai dengan kebutuhan instansi yang bersangkutan. Tidak hanya berdampak pada

Sumpah PNS Syarat Makna Sakral

Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Universitas Nusa Cendana (Undana), Ir. D. Roy Nendissa, MP mengatakan, sumpah pegawai negeri sipil (PNS) mengandung syarat makna sakral karena berkaitan dengan sumpah dan janji. Ketika seorang PNS disumpah, ada dua makna yang berbeda yakni janji yang sangat dahsyat yang diucapkan oleh PNS itu sendiri, dan sumpah dihadapan manusia, tetapi juga bersumpah dihadapan Tuhan.

Pernyataan tersebut disampaikan Roy Nendissa, ketika mengambil sumpah 73 orang PNS di lingkungan Undana. Acara tersebut dilaksanakan di ruang Aula Undana Penfui, Senin, (16/11).

“Jadi dua kekuatan itu diikat oleh komitmen PNS melalui tandatangan naskah sumpah PNS. Artinya, bukan janji lisan, tetapi janji itu menjadi ikatan tertulis karena manusia yang kadang-kadang tidak memiliki ikatan memori kapan dia bersumpah, kapan dia berkomitmen, tetapi Tuhan tidak pernah lupa kapan manusia itu bersumpah. Jadi sebenarnya yang

Perlu Didorong Keunggulan Komparatif

Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Ir. Fredrik Lukas Benu, M.Si.,Ph.D meminta semua unsur di dalam lingkungan Undana harus memiliki tanggung jawab yang sama sebagaimana masyarakat dibidang ilmu-ilmu pertanian untuk mendorong keunggulan komperatif di bidang Semiringkai Kepulauan Perikanan Kelauatan dan Pariwisata.

Permintaan tersebut disampaikan Fred Benu ketika membuka seminar nasional 1000 Hari Pertama Kehidupan di Bumi Kepulauan Semiringkai di Aula Hotel T-More, Senin (10/11). Seminar tersebut di gelar oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat dengan tema “Kolaborasi Lintas Bidang Ilmu untuk Optimalisasi Perbaikan Gizi di 1000 Hari Pertama Kehidupan”.

Seminar tersebut menghadirkan beberapa pembicara kunci antara lain; Guru Besar Unhas, Prof. Dr. dr. Abdul Razak Thaha, M.Sc, Guru Besar IPB, Prof. Soekirman, SKM.,MPS.,Ph.D, Dr. Husaini, SKM.,M.Kes dari Unlam, Guru Besar

Page 1 of 19

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »