Korupsi di Indonesia Sangat Buruk
11/04/2015
article thumbnail

Akhir Maret kemarin, RRI Kupang menghadirkan tiga narasumber dari Universitas Nusa Cendana (Undana), yaitu Rektor, Profesor Fred Benu, Dekan Fakultas Hukum, Aloysius Sukardan,S.H.,M.Hum dan Kepro Magi [ ... ]


Undana, Koordinator Pemantauan dan Pemindaian LJUN
05/04/2015
article thumbnail

Universitas Nusa Cendana (Undana) sebagai universitas negeri tertua di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), ditunjuk kembali oleh Pemerintah Pusat sebagai koordinator pemantauan, dan pemindaian Lembar  [ ... ]


Artikel Lainnya

Korupsi di Indonesia Sangat Buruk

Akhir Maret kemarin, RRI Kupang menghadirkan tiga narasumber dari Universitas Nusa Cendana (Undana), yaitu Rektor, Profesor Fred Benu, Dekan Fakultas Hukum, Aloysius Sukardan,S.H.,M.Hum dan Kepro Magister Hukum Pascasarjana, Dr. Sulistyanta,SH.,M.H guna melakukan dialog interaktif seputar realitas korupsi di tanah air maupun di lingkungan kampus Undana yang dipandu langsung oleh Aser Rihi Tugu.
Rektor, Fred Benu, dalam dialog dengan masyarakat melalui udara mengatakan, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara yang masuk dalam jajaran ekonomi 16 besar dunia. Itu berarti kinerja ekonomi Indonesia cukup kuat bersama dengan beberapa negara Asia lainnya. Terutama Cina dan India. Tetapi apakah kemajuan pembangunan ekonomi Indonesia itu benar-benar satu prestasi yang membanggakan. Benu, menyampaikan bahwa ada catatan di harian Kompas, walaupun perkembangan ekonomi Indonesia ini masuk sebagai negara-negara besar dengan tingkat pertumbuhan yang cukup baik dalam 10 tahun terakhir, namun sebenarnya pencapaian itu masih bisa digapai, tetapi ternyata indikator kinerja korupsi Indonesia sangat buruk sekali.
Benu optimis, kinerja ekonomi yang sudah dicapai saat ini, sebenarnya masih bisa dicapai lebih

Undana, Koordinator Pemantauan dan Pemindaian LJUN

Universitas Nusa Cendana (Undana) sebagai universitas negeri tertua di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), ditunjuk kembali oleh Pemerintah Pusat sebagai koordinator pemantauan, dan pemindaian Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) SMA/MA/SMAK/SMTK dan SMK/MAK Tahun Pelajaran 2014/2015.

Hal itu dikemukakan Pembantu Rektor Bidang Akademik, Dr. David B.W. Pandie, MS dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pemantauan dan Pemindaian LJUN SMA/MA/SMAK/SMTK dan SMK/MAK se-NTT di ruang Aula lantai tiga Undana Penfui, Selasa, (7/4). Rakor tersebut dihadiri seluruh Kepala Dinas PPO se-NTT, dan juga para pimpinan universitas, fakultas, lembaga serta biro di lingkungan Undana.

Menurut David Pandie, berkaitan dengan UN, tahun ini  Undana hanya berperan sebagai koordinator pemantauan dan pemindaian  LJUN. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Undana selalu diberikan dua

Rektor Undana Kecewa

Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Ir. Fredrik Lukas Benu, M.Si.,Ph.D mengaku merasa sangat kecewa karena ada unit kerja di lingkungan Undana, pimpinan unit itu mempekerjakan pegawai kontrak Undana sebanyak 18 orang tanpa sepengetahuan Rektor selaku pimpinan tertinggi di satu-satunya universitas negeri tertua di NTT itu.

Pernyataan rasa kecewa tersebut disampaikan Fred Benu, saat memimpin apel kerja pagi di halaman depan kantor pusat Undana Penfui, Senin (30/3) “Saya sangat kecewa  dan tidak tahu sama sekali bahwa ada  penempatan 18 orang pegawai honor Undana di unit kerja tertentu. Sementara unit lain hanya menempatkan pegawai kontrak sebanyak tiga hingga empat orang. Karena itu, Rektor, Fred Benu meminta kepada Pembantu Rektor Bidang Adm.Umum dan Keuangan, Prof. Drs. Mangadas Lumban Gaol, M.Si.,Ph.D, Kepala Biro Adm.Umum dan Keuangan, Ir. Benny J. Pandie dan Kepala BAAKPSI, Drs. Jimmy J. Benu, M.Si untuk mengevaluasi

Rektor Buka Rakor Bidang Perencanaan dan Keuangan Undana

Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Ir. Fredrik Lukas Benu, M.Si.,Ph.D membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Perencanaan dan Keuangan di Hotel Livero Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Rakor tersebut  berlangsung selama empat hari yakni tanggal 26 hingga 29 Maret 2015.

Rakor tersebut membahas beberapa agenda penting yang merupakan kegiatan rutin setiap awal tahun, serta awal tahun anggaran,  yang membahas  Evaluasi Program Kerja Tahun 2014, Pemantapan Program Kerja Tahun 2015 dan Perencanaan Program Kerja Undana tahun 2016. Rakor tersebut diawali dengan pemaparan materi Renstra Undana tahun 2016-2020 yang disampaikan oleh Rektor, Fred Benu.

Pada kesempatan itu, Profesor Fred Benu mengatakan, Rakor Bidang Perencanaan dan Keuangan Undana ini sangat penting dan strategis bagi perkembangan Undana ke depan. Kehadiran peserta di Rakor ini merupakan komitmen terhadap upaya peningkatan kinerja di bidang pendidikan tinggi. “Jadi kehadiran kita semua disini adalah untuk meningkatkan kinerja organisasi Undana dalam pelayanan

Naskah Kerja Sama Undana Dengan Empat Institusi Ditandatangani

Guna memajukan pendidikan tinggi di NTT, Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali melakukan kerja sama dengan empat institusi. Naskah kerja sama tersebut ditandatangani di ruang CCTV lantai tiga Undana Penfui, Selasa, (10/3). Empat institusi  yang melakukan kerjasama dengan Undana tersebut yakni, RRI Stasiun Kupang dalam bidang dialog interaktif, Universitas Timor (Unimor), dalam bidang tridharma perguruan tinggi dan pengembangan lembaga, Stikes Rosa Mistika Kefamenanu dan Humanitarian Assistance Network for Development (HAND) Kupang yang berfokus pada kemanusiaan dan pendidikan.

Naskah kerja sama tersebut masing-masing ditandatangani secara bergantian oleh Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik Lukas Benu, M.Si.,Ph.D, Kepala LPP RRI Stasiun Kupang, Enderiman Butar-Butar,SP.,M.Si, Pembantu Rektor I, Unimor, Drs. Anselinus Sahan, M.Pd, Ketua Stikes Rosa Mistika Kefamenanu, Robertus Bere, SKM.,M.Kes dan Direktur HAND, Ir. Ratna Pongkapadang, MM

Rektor, Fred Benu, pada kesempatan itu mengatakan, kerjasama dengan RRI Stasiun Kupang dirasa sangat penting

BEM PT Indonesia Gelar Aksi Damai

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi (PT) seluruh Indonesia, selama empat hari (25-28) Pebruari 2015 di Denpasar Bali menggelar aksi damai dan deklarasi guna mewujudkan reformasi agraria sejati.

Ketua BEM Universitas Nusa Cendana (Undana), Umbu Nuku Hama Ora kepada wartawan media ini menjelaskan, BEM seluruh Indonesia dalam aksi damai dan deklarasi tersebut menyampaikan tujuh poin tuntutan kepada Pemerintah yang diterima langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Imam Nahrawi, S.Ag.

Solusi dan tuntutan-tuntutan tersebut antara lain (1) Realisasikan poin 7 dari agenda prioritas Jokowi-JK, dalam kebijakan reforma agraria dan menjalankan kedaulatan pangan. “Kami akan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. Kami akan mewujudkan kedaulatan pangan melalui kebijakan perbaikan irigasi rusak dan jaringan irigasi di tiga juta hektar sawah, satu juta hektar lahan sawah baru di luar Jawa, pendirian Bank Petani dan UMKM, gudang dengan fasilitas pengolhan pasca panen di tiap sentra produksi. Kami akan melakukan langkah pemulihan kualitas kesuburan tanah lahan yang air irigasinya tercemar oleh limbah

KPK Dukung Kampus Anti Korupsi

Kunjungan kedua Wakil Ketua KPK, M. Busyro Muqoddas ke Universitas Nusa Cendana (Undana), Selasa, (10/3) diterima Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik Lukas Benu, M.Si.,Ph.D, guna melakukan dialog  program uji coba Kampus Anti Korupsi di ruang CCTV lantai tiga Undana Penfui. Dialog program uji coba kampus anti korupsi tersebut dipandu langsung oleh Rektor, Profesor Fred Benu, dihadiri pimpinan universitas, fakultas, dosen, lembaga, biro, bagian, sub bagian, pengurus ormawa BEM-BLM serta mahasiswa.

Pada kesempatan itu Busyro mengatakan, di sektor peternakan banyak terjadi korupsi. Data yang ada di KPK menunjukkan di sektor ini banyak terjadi ketimpangan hak-hak masyarakat peternakan yang seharusnya mereka hidup mewah justru terbalik, karena sering mendapat perlakuan yang tidak semestinya dari calo pembeli ternak sapi dengan penawaran harga yang sangat rendah. Masyarakat peternakan seperti inilah yang perlu mendapat pengawalan dari kampus saat terjadi transaksi jual beli ternak sapi.

“Jadi ini adalah tugas warga kampus untuk bersuara lebih keras lagi. Pemberdayaan masyarakat sipil yaitu kampus,

10 Orang Laboran Undana Ikut Latihan SDM

Kerja sama Laboratorium Riset Terpadu (LRT) Universitas Nusa Cendana (Undana) dengan Laboratorium Riset Terpadu Institut Pertanian Bogor (IPB), melibatkan 10 orang laboran di lingkungan Undana guna mengikuti latihan peningkatan sumber daya manusia (SDM) dalam rangka persiapan akreditasi laboratorium ISO/IEC 17025 di aula lantai dua LRT Undana Penfui, 2 hingga 4 Desember 2014.

Ketua LRT Undana, Prof. Ir. Henderiana L.L. Belli, M.Si.,Ph.D dalam laporannya mengatakan, kegiatan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia laboran dalam melaksanakan tugas untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kapabilitas laboratorium riset terpadu dalam rangka persiapan akreditasi laboratorium ISO/IEC 17025.

“Jadi bentuk kegiatan ini adalah pelatihan yang berupa pembekalan teori dan praktek terkait dengan peningkatan kemampuan laboran dalam rangka persiapan akreditasi laboratorium ISO/IEC 17025. Teori dan praktek yang

Page 1 of 19

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »