Universidade-ACER-Undana Teken MoU Keterdidikan Anak di Timor
15/09/2014
article thumbnail

Satu lagi momen internasional di gelar di Undana.  Senin pagi, (15/9) The Universidade Nacional Timor Lorosa’e, The Australian Council for Educattion Research, dan Universitas Nusa Cendana teken me [ ... ]


Gubernur Terima 9 Wisudawan Terbaik Undana
12/09/2014
article thumbnail

Kamis,(9/9) lalu bertempat di ruang rapat  lantai tiga, Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya menerima 9 orang wisudawan terbaik dari sepuluh fakultas dan pascasarjana di lingkungan Undana yang diwisuda [ ... ]


Artikel Lainnya

Universidade-ACER-Undana Teken MoU Keterdidikan Anak di Timor

Satu lagi momen internasional di gelar di Undana.  Senin pagi, (15/9) The Universidade Nacional Timor Lorosa’e, The Australian Council for Educattion Research, dan Universitas Nusa Cendana teken memorandum of Understanding (MoU) tentang Penelitian  mengenai “The Educability of The Children of Timor” atau Keterdidikan anak di Timor di ruang CCTV lantai tiga Undana Penfui.

MoU tersebut masing-masing ditandatangani oleh Rektor Universidade Nacional Timor Leste, Prof. Aurelio Guterres, Ph.D, Director of International Australian Council fot Education Research (Acer), Peter McGuckian dan Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik Lukas Benu, M.Si.,Ph.D.

Kesepakatan MoU tersebut antara lain, pelaksanaan setiap aktivitas dan program dilakukan bersama-sama sesuai dengan aturan yang ditetapkan termasuk asuransi, biaya pelaksanaan dan pajak, serta seleksi peserta dari setiap program dan aktivitas dikoordinasikan secara bersama. Selain itu, material akademik, termasuk bahan ajar,

Gubernur Terima 9 Wisudawan Terbaik Undana

Kamis,(9/9) lalu bertempat di ruang rapat  lantai tiga, Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya menerima 9 orang wisudawan terbaik dari sepuluh fakultas dan pascasarjana di lingkungan Undana yang diwisuda awal September lalu. Para wisudawan terbaik tersebut saat memenuhi Undangan gubernur, ditemani Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Simon Sabon Ola, M.Hum. Hadir pula pada kesempatan itu, dua orang wisudawan yang berulang tahun sama dengan gubernur NTT pada wisuda periode September 2014,  hari pertama.

Pada kesempatan itu,  gubernur Frans Lebu Raya menyampaikan, suasana seperti ini merupakan kebiasaan saat dirinya menghadiri acara wisuda sekaligus mengundang para wisudawan terbaik sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi yang tinggi terhadap hasil perjuangan yang telah mereka lalui. Selain itu, katanya,  untuk memotivasi wisudawan terbaik agar terus belajar dan berjuang untuk menjadi yang terbaik pula.

Rektor Undana Buka LRT

Rabu, 10 September 2014, Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Ir. Fredrik Lukas Benu, M.Si.,Ph.D membuka secara resmi pengoperasian Laboratorium Riset Terpadu (LRT) yang dulu dikenal Laboratorium Bioscience. Acara tersebut dihadiri pimpinan universitas, pascasarjana, fakultas, dan lembaga di lingkungan Undana. Hadir pula beberapa suplayer dari Surabaya yang melakukan presentasi tentang akreditasi laboratorium,  seluruh dinas pelaku yang ada di NTT serta para perbankan.

Dalam sambutannya, Benu mengatakan, lab ini didirikan pada tahun 2012 dan mendapatkan fasilitas alat-alat lab yang sangat canggih berkapasitas nasional bahkan internasional. “Jadi alat-alat lab disini merupakan yang terbaik di Asia Tenggara. Makanya kita berdosa besar, kalau seluruh fasilitas yang ada di lab ini tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan, terutama dimanfaatkan bagi pemenuhan persoalan-persoalan yang ada ditingkat masyarakat. Kami buta mengenai alat-alat di lab ini, sehingga saya mencoba untuk berkonsultasi pada pimpinan Undana yang lain

Peran Aktif Kampus Memberantas Korupsi

Wakil Ketua KPK, M. Busyro Muqoddas, meminta jajaran pimpinan kampus Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk memberantas mafia korupsi yang terjadi di sektor swasta dengan birokrasi  dalam permainan cartel daging sapi di NTT. “Jadi korupsi di Indonesia itu lebih banyak terjadi di sektor swasta dan di birokrasi di daerah. Ada calo proyek dan calo peternakan yang selalu muncul dimana-mana. Aktor-aktor ini dimana-mana ada, yang datanya ada di KPK,” kata Busyro dalam diskusi bersama dengan jajaran pimpinan Undana di ruang CCTV lantai tiga Undana Penfui, Selasa, (9/9).

Dikatakannya, ketika korupsi merajalela dimana-mana, peran kampus dimana. Untuk mengatasi masalah korupsi ini, maka kampus diminta partisipasinya bersama masyarakat peternakan untuk memberantas mafia korupsi dalam hal permainan daging sapi di NTT. Karena itu, pihaknya meminta peran kampus untuk mengkritisi lembaga birokrasi yang belum transparan dalam mengelola peternakan bersama dengan masyarakat peternakan dan pertanian di wilayah NTT.

DPD-Pemda dan Undana Gagas Kerjasama

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, menggagas kerjasama dengan Pemerintah Provinsi  NTT dengan Universitas Nusa Cendana (Undana) guna membahas kegiatan focus group discussion (FGD) tentang pokok-pokok pikiran dalam penyusunan RPJMN tahun 2015-2019 guna mengantisipasi APBN Perubahan tahun 2015 yang diselenggarakan oleh Pusat Pengkajian dan Informasi Anggaran Pusat dan Daerah (Budget Office).

Acara tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur NTT, Drs. Benny A. Litelnoni, SH.,M.Si. di Hotel Aston Kupang, Selasa (4/9). Turut hadir pada kesempatan itu, empat orang anggota DPD seperti Gkr Ayu Koes Indriyah, perwakilan provinsi Jawa Tengah selaku Wakil Ketua Komite IV DPD RI, H.LL.Abdul Muhyi Abidin, MA, perwakilan provinsi Nusa Tenggara Barat, Sofia Maipauw, SH, perwakilan provinsi Papua Barat dan anggota DPD asal NTT, Ir. Sarah Lery Mboeik.

Dalam sambutannya Wagub Litelnoni mengatakan, dalam diskusi ini kiranya  perlu melihat NTT secara menyeluruh  baik itu dengan kajian-kajian praktis maupun akademis. “Jadi dengan adanya Budget Office DPD RI maka fungsi control DPD terhadap alokasi anggaran ke daerah menjadi lebih positif,” katanya.

Jadilah Sarjana yang Kreatif

Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Drs. Frans Lebu Raya meminta kepada  wisudawan Magister, Profesi dan Sarjana Universitas Nusa Cendana (Undana) agar jadilah sarjana yang kreatif dan inovatif. Pandanglah segala sesuatu yang ada penuh dengan kreatif. Pandangan Anda harus berubah setelah Anda tinggalkan almamater Undana tercinta ini.

Permintaan tersebut disampaikan gubernur Lebu Raya dalam sambutannya pada acara wisuda Magister, Profesi dan Sarjana Undana periode 1 September 2014 di Aula Undana Penfui, Senin (1/9).

“Kalau orang NTT melihat bambu kering itu gunanya untuk kayu bakar. Beda dengan orang Bali, jika melihat bambu kering itu fungsinya bisa dibuatkan ukiran yang memiliki nilai jual yang tinggi. Menjadi PNS itu tidak haram, artinya boleh, tapi jangan jadikan itu sebagai satu-satunya pilihan. Kalau Anda jadikan itu sebagai satu-

Undana siapkan keunggulan lokal hadapi persaingan global

Dalam pidato Dies Natalis ke-52 Undana, Rektor, Prof. Ir. Fredrik Lukas Benu,M.Si.,Ph.D mengatakan, kesiapan Undana untuk menghadapi tantangan, khususnya dalam hal penyelenggaraan pendidikan tinggi, harus terus didorong dengan menjadi pusat unggulan lokal berdaya saing tinggi berdasarkan karakter dan potensi yang dimiliki.

Menurut Rektor, Profesor Fred Benu, sebagai universitas tertua di NTT,  sekaligus sebagai sumber penggarak cita-cita mulia manusia NTT menuju masa depan yang lebih bermartabat, Undana meletakan cita-cita mulia dimaksud pada potensi dan keuanggulan lokal sebagai comparative sekaligus competitive advantages, sehingga capaian cita-cita di tengah persaingan global tidak hanya seperti utopia yang menggantung tanpa pijakan, melainkan keunggulan lokal dimaksud, dimana Undana dan NTT diharapkan akan dapat eksis dalam pertarungan global

Lahan Kering di NTT Memiliki Peluang Besar

Sementara itu, Rektor Universitas Hasanuddin Makasar, Prof. DR. Dwia Aries Tina Palubuhu,MA  dalam orasi ilmiahnya pada wisuda hari pertama berjudul “Kompetensi dan Daya Saing Global Berbasis Keunggulan Lokal” mengatakan, pemerintah telah menetapkan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) pada tahun 2011 melalui Perpres nomor 32 tahun 2011 yang direvisi melalui Perpres Nomor 48 Tahun 2014.

Dengan MP3EI ini, katanya, Indonesia diharapkan dapat menjadi negara maju pada tahun 2025 dengan pendapatan perkapita 14.250 sampai 15.500 dolar Amerika Serikat, dan nilai total perekonomian mencapai USD 4,0 sampai 4,5 triliun.

Salah satu strategi MP3EI ini adalah penetapan enam koridor ekonomi yakni Sumatera, Jawa, Kalimantan,

share this article on

FacebookLinkedinTwitter