Keprodi Linguistik Diserahterimakan
28/04/2016
article thumbnail

Selasa, (26/4), bertempat di ruang Ketua Program Studi (Keprodi) Linguistik Program Pascasarjana (PPs) Universitas Nusa Cendana (Undana) berlangsung acara serahterima Ketua Keprodi Linguistik PPs Unda [ ... ]


Undana Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur SBMPTN
25/04/2016
article thumbnail

USAI membuka pendaftaran jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang telah dimulai sejak pengisian dan verifikasi PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa) tanggal 18 Januari hing [ ... ]


Artikel Lainnya

Keprodi Linguistik Diserahterimakan

Selasa, (26/4), bertempat di ruang Ketua Program Studi (Keprodi) Linguistik Program Pascasarjana (PPs) Universitas Nusa Cendana (Undana) berlangsung acara serahterima Ketua Keprodi Linguistik PPs Undana dari pejabat sebelumnya, Prof.Dr. Felysianus Sanga, M.Pd kepada pejabat baru, Prof. Drs. Feliks Tans, M.Ed.,Ph.D. Acara serahterima tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara pergantian di ruang Kepro Linguistik PPs Undana, dipimpin langsung oleh Direktur PPs Undana, Prof. Dr. Alo Lilieweri, MS. Turut hadir menyaksikan acara tersebut, para Asisten Direktur, Keprodi Ilmu Administrasi S3, Dr. Petrus Kase,M.Soc.,Sc, Keprodi Ilmu Peternakan S3, Ir.Marthen Mulik,M.Agr.St.,Ph.D. Hadir pula  Dr. Yos Bire yang tidak lama lagi akan dikukuhkan sebagai guru besar Undana yang ke-25  serta beberapa dosen PPs Undana.

Prof. Felysianus Sanga, dalam sambutannya menyampaikan  terima kasih atas dukungan semua pihak dalam memajukan Prodi Linguistik selama kepemimpinannya. Ia pun meminta maaf, apabila dalam kepemimpinannya masih terdapat kekurangan. Guna memajukan dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, Prof Felys megaku, Prodi Linguistik harus dipimpin orang yang memiliki potensi kepemimpinan yang baik dan “bertangan dingin”.

Selama kepemimpinannya, ia mengaku pernah menerbitkan jurnal, dimana menjadi media para dosen untuk memublikasikan tulisan hasil penelitian dan lain sebagainya. Meskipun, jurnal tersebut hanya terbit tiga kali saja, dan kini sudah tidak terbit lagi. Namun, pihaknya sangat

Undana Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur SBMPTN

USAI membuka pendaftaran jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang telah dimulai sejak pengisian dan verifikasi PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa) tanggal 18 Januari hingga 20 Februari 2016. Kini Undana membuka pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang telah dimulai pada tanggal 25 April hingga 20 Mei 2016. Penegasan tersebut disampaikan Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si.,Ph.D dalam acara jumpa pers dengan wartwan media cetak dan elektronik di ruang kerjanya, Kamis (21/4). Hadir mendampingi Rektor, Pembantu Rektor Bidang Akademik, Dr. David BW. Pandie, MS dan Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Simon Sabon Ola, M.Hum.

Rektor Prof. Fred Benu pada kesempatan itu menjelaskan, tahun ini Undana akan menerima 7.165 mahasiswa baru melalui tiga jalur, yaitu SNMPTN, SBMPTN dan jalur mandiri dengan komposisi 40 persen untuk SNMPTN, SBMPTN 40 persen dan 20 persen untuk jalur Mandiri, yang disebut dengan Seleksi Masuk Mandiri Undana (SMMU). “Jadi sekurang-kurangnya ada 40 persen atau 2.414 calon mahasiswa melalui SNMPTN, 40 persen atau 2.414 calon mahasiswa melalui SBMPTN dan 20 persen atau 1.207 calon mahasiswa melalui SMMU,” terang Rektor Fred Benu. Meski demikian, katanya, kuota tersebut belum tetap, pasalnya bila melalui jalur SNMPT belum terpenuhi, maka akan dilimpahkan ke jalur SBMPTN, begitupun melalui jalur SBMPTN, akan dilimpahkan ke jalur SMMU.

Dibukanya SBMPTN secara online, jelas Rektor, pihaknya telah meminta kepada Kepala UPT Pusat Komputer agar mengupload informasi tentang SBMPTN. Ia menjelaskan, sebenarnya SBMPTN akan dilakukan dengan computer-based test (CBT) atau tes berdasarkan komputer dan paper-based test (PBT) atau tes tertulis. Namun, pihaknya merasa tak yakin CBT akan berjalan dengan baik, sehingga ia meminta agar SBMPTN dilakukan dengan PBT. dengan panitia nasional. “Sebenarnya jenis ujiannya bisa computer-based test dan paper-based test, tetapi saya tidak yakin kita di NTT bisa

UPT LLTLKK Undana Diresmikan

UNIVERSITAS Nusa Cendana (Undana) dalam usianya yang ke 53, membuka salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Lapangan Terpadu Lahan Kering Kepulauan (LLTLKK) Undana. Peresmian UPT LLTLKK tersebut dilakukan oleh Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya ditandai dengan penekanan tombol sirine di hamparan kebun percontohan di lingkungan Fakultas Pertanian Undana, Jumat (15/4). Dengan dibukanya UPT tersebut, maka cita-cita menjadikan Undana sebagai center of exellence (pusat keunggulan) dalam bidang lahan kering kepulauan kian menjadi nyata.

Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph. D dalam sambutannya mengatakan dengan kehadiran gubernur ditemani tujuh bupati di NTT, antara lain Bupati Sabu Raijua, Ir. Marthen Dira Tome, Bupati Belu, Willy Lay, Bupati Malaka dr. Stef Bria Seran, Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, Ph.D, Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, Bupati Ngada, Marianus Sae, S.Sos, Wakil Bupati Rote Ndao, Jonas C. Luan, S.Pd, Wakil Bupati TTS, Drs. Obed Naitboho, M.Si, Kadis Pertanian dan Perkebunan NTT, Ir. Yohanes Tay Ruba, Kadis Peternakan NTT, Ir Dany Suhadi, Anggota DPRD NTT, Mohammad Ansor, Dirut Bank NTT, Daniel Tagu Dedo serta tamu undangan

Menperin Ajak Mahasiswa Undana Berwirausaha

MENTERI Perindustrian (Menperin) Republik Indonesia, Saleh Husin, SE, M.Si mengajak mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) agar bisa memiliki jiwa wirausaha. Pasalnya, banyak alumni universitas-universitas di Indonesia, termasuk Undana yang masih berharap agar menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN). Sedangkan, kini pemerintah sedang melakukan moratorium penerimaan PNS  selama lima tahun. “Mahasiswa Undana harus bisa berusaha, minimal mengawali dari industri-industri kecil dan menengah,” ajak Menperin Saleh Husin, SE, M.Si, ketika menyampaikan pikiran dalam Kuliah Umum dengan tema “Prospek Pengembangan Industri Daerah dan Kontribusi Perguruan Tinggi” di ruang teater lantai tiga Rektorat Undana Penfui, Kamis (14/4).

Ia memaparkan, pembangunan industri nasional hingga saat ini telah mencapai kemajuan yang sangat berarti, dimana industri pengolahan non-migas mampu tumbuh dan berkembang di tengah gejolak perekonomian nasional dan global. Di tengah situasi perekonomian nasional yang berat sepanjang tahun 2015, jelas dia, pertumbuhan industri pengolahan non-migas mampu mencapai 5,04%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi pada periode yang sama sebesar 4,79%. Sektor industri pengolahan non migas kata dia, masih menjadi penyumbang kontribusi terbesar pada struktur perekonomian nasional.

Dijekaskannya, produk industri tahun 2015 sebesar US$ 106,63 miliar, ekspor produk industri ini memberikan kontribusi sebesar 70,97% dari total ekspor nasional yang sebesar US$ 150,25 miliar. Sedangkan impor produk industri tahun 2015, jelas dia, turun sebesar 12,01% dibandingkan periode yang sama tahun 2014. Neraca ekspor-impor Hasil Industri Non Migas tahun 2015, kata dia, masih defisit sebesar US$ 2,31 miliar, lebih kecil bila dibandingkan tahun lalu yang mengalami defisit sebesar

Tim Irjen Audit Umum Keuangan Undana

Sebanyak sembilan orang tim Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti) selama sepuluh hari (Rabu,13-23 April) 2016, akan meng-audit umum terhadap penyelenggaraan dan pengelolaan keuangan pada Universitas Nusa Cendana (Undana), selama tahun 2015.

Hal itu disampaikan Pengendali Teknis Inspektorat Kemenristek-Dikti, Herry Gunawan dalam acara temu awal dengan Rektor, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si.,Ph.D dengan jajaran pimpinan universitas, fakultas, lembaga, pascasarjana, biro dan bagian di lingkungan Undana  di ruang teater Rektorat Undana, Rabu (13/4).

“Jadi kehadiran kami disini, kami akan melakukan audit secara umum, tetapi dengan fokus meng-audit dana bantuan operasional perguruan tinggi negeri (BOPTN) dan kelebihan jam mengajar dari dosen yang bersangkutan. Karena itu, saya meminta agar kerjasamanya dari seluruh unit kerja untuk mempersiapkan dokumen keuangan yang kami butuhkan. Ini harus menjadi perhatian bersama agar audit yang akan dilaksanakan selama sepuluh hari kedepan dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Menurut Herry, BOPTN memiliki dampak terhadap pengelolaan keuangan di tingkat biro, fakultas maupun unit lingkup Undana. Oleh karena itu, ia berharap agar pihak universitas melalui Satuan Pengawas Internal (SPI), agar menyiapkan

HIPMA Undana Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Sejumlah mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) yang tergabung dalam organisasi Himpunan Pengurus Mahasiswa Alor (HIMA) Sabtu, (9/4) 2015, bertempat di Aula Asrama Pemkab Alor Penfui,  menggelar pelatihan kepemimpinan tingkat dasar bagi mahasiswa Alor yang sedang studi di Undana. Pelatihan yang dilaksanakan selama satu hari tersebut dihadiri selain para mahasiswa, hadir  pula mantan pengurus senior serta orang tua asal Alor yang berada di Kota Kupang.

Sesepuh dari Alor, David Sir, S.Sos.,M.Hum yang didaulat panitia untuk membuka kegiatan tersebut mengatakan, mahasiswa perlu melibatkan diri dalam berbagai kegiatan organisasi di lingkungan kampus   agar memiliki kemampuan dalam diskusi-diskusi ilmiah melalui forum-forum resmi.

“Jadi mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan, harus mampu menguasai komunikasi publik, sehingga program-program yang dibangun dapat dimengerti oleh rakyat. Seorang pemimpin yang menguasai komunikasi yang baik dia bisa menjalin kerjasama yang baik pula terhadap publik yang dipimpin. Begitu juga sebaliknya, pemimpin yang berkomunikasi buruk, dapat mengakibatkan konflik sosial. Jadi saya minta dalam pelatihan ini,

Tingkatkan Akreditasi Prodi, Undana Gelar Lokakarya

GUNA meningkatkan status akreditasi program studi (prodi), maka Lembaga Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (LPMPT) Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar lokakarya “Peningkatan Kinerja SPMI dan SPME di lingkungan Undana”. Lokakarya tersebut dilaksanakan selama dua hari, yaitu Senin hingga Selasa (4-5/4). Hal ini disampaikan Pembantu Rektor Bidang Akademik, Dr. David B.W.Pandie, MS ketika   membuka kegiatan “Lokakarya Peningkatan Kinerja SPMI dan SPME di lingkungan Undana Tahun 2016, di Aula lantai tiga Rektorat Undana Penfui, Senin, (4/4). Ia mengatakan, Undana dalam usianya yang ke 53 terus berbenah diri untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, terutama kepada mahasiswa. Salah satu yang dilakukan adalah melalui peningkatan akreditasi program studi (prodi) yang ada di sebelas fakultas di lingkungan Undana.

Dijelaskannya, lokakarya tersebut dilaksanakan untuk mensejajarkan pemahaman yang benar tentang akreditasi, dan membangun kesadaran semangat akademik untuk meningkatkan mutu dan akreditas dari C menjadi B dan dari B menjadi A. Untuk itu, Pandie meminta agar semua pimpinan, baik pimpinan fakultas, progdi maupun Universitas agar berkomitmen meningkatkan akreditasi melalui borang akreditasi. Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan terima kasih kepada Kepala BAN yang telah meluangkan waktu untuk datang ke Undana dan memberi masukan kepada Undana untuk meningkatkan status akreditasi program studinya.

Ketua Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Prof. Dr. Mansyur Ramly dalam materinya, “Implementasi Penjaminan Mutu untuk Peningkatan Daya Saing Perguruan Tinggi,” memaparkan, strategi penyusunan borang dan proses akreditasi yang optimal, yaitu pertama,

Daya Serap Anggaran Undana Triwulan Dua Supaya Ditingkatkan

Pembantu Rektor I Bidang Akademik Universitas Nusa Cendana (Undana), Dr. David B.W. Pandie, MS memberikan motivasi kepada jajaran pimpinan unit kerja fakultas, lembaga, biro, pascasarjana, dan bagian dilingkungan Undana agar dapat meningkatkan daya serap anggaran pada triwulan kedua (April-Juni) 2016. Sementara daya serap anggaran triwulan pertama (Januari-Maret) 2016, hanya mencapai 10,19 persen.

Permintaan tersebut disampaikan David Pandie, ketika memimpin apel kerja pagi,  di pelataran gedung rektorat Undana Penfui, Senin, (4/4). Apel kerja dihadiri Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Simon Sabon Ola, M.Hum dan ASN di lingkungan kantor pusat Undana.

“Saya sangat kecewa karena setiap tahun pimpinan universitas melakukan evaluasi kinerja serapan anggaran, ditemukan dua biro di kantor pusat yaitu Biro Administrasi Umum dan Keungan (BAUK) dan Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan Perencanaan dan Sistem Informasi (BAAKPSI) di Rektorat Undana paling terkebelakang dari sisi serapan anggaran. Karena itu, tahun ini dibalik, dua biro di kantor pusat harus paling depan agar bisa mendukung penyerapan anggaran maksimal di tahun 2016 ini. Jadi saya harap seluruh unit kerja di lingkungan Undana untuk memperhatikan daya serap anggaran Undana. Bagaimana bisa, kita digaji pemerintah tiga bulan full pada triwulan pertama (Januari-Maret) 2016 hanya bisa serap anggaran 5-10 persen. Inikan ada perbedaan yang tidak menggembirakan. Kita dibayar gaji full tiga bulan, tetapi ukuran kinerja melalui serapan anggaran masa hanya 10 persen. Jadi saya harapkan, untuk triwulan yang kedua, kita dorong kalau bisa 40 hingga 50 persen, karena Undana sudah berada tengah tahun anggaran. Juga tolong diperhatikan, kita tidak asal serap-serap anggaran saja, tepai mengikuti alur mekanisme dan prinsip-prinsip akuntansi yang baik,” kata Pandie.

Karena itu, pihaknya meminta kepada seluruh pimpinan unit kerja yang memiliki DIPA agar segera membuat perencanaan penyerapan anggaran di triwulan dua ini. Evaluasi segera dilakukan ditingkat pelaksana. Jangan menunggu evaluasi diakhir tahun,

Page 1 of 28

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »