Research and Community Development

LPMPT NEWS

SEMINAR NASIONAL

E-mail Cetak PDF

 

SEMINAR NASIONAL “STRATEGI PENJAMINAN MUTU PERGURUAN TINGGI DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN GLOBAL”

Awal Juli lalu bertempat di Aula Undana Penfui, Lembaga Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (LPMPT) Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar Seminar Nasional “Strategi Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi Dalam Menghadapi Persaingan Global”.

Seminar tersebut menghadirkan tiga pembicara nasional seperti Direktur PPs Univ. Sarjanawiyata Taman Siswa yang juga Wakil Presiden Pan-Pacific Assosiation of Private Edcation di Jepang, Prof. Dr. Ki Supriyoko,SDU.,M.Pd. Prof. Dr. Soesanto dari UNS, dan juga Konsultan Pendidikan di Ditjen Dikti Kemdikbud dan Kabid Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi Kemdikbud, Dra. Renny Yunus, MM. Sementara itu empat pembicara internal Undana, seperti Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik Lukas Benu, M.Si.,Ph.D, Direktris PPs Undana, Prof. Dr. Jublin F. Bale-Therik, MS, Ketua Lembaga Penelitian Undana, Prof. Dr. Mien Ratoe Oedjoe, M.Pd dan Dekan Fapet Undana, Ir. AgustinusKonda Malik, M.Si.

Rektor, Prof. Fred Benu dalam sambutannya ketika membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa saat ini Undana dituntut untuk memberikan jasa pelayanan yang tinggi melalui kualitas dan mutu dari hari ke hari agar semakin baik.

Menurut Rektor Fred Benu, di Indonesia bagian Timur di NTT, khususnya di Undana, tuntutan peningkatan mutu di Undana dalam kepemimpinan di tingkat universitas, fakultas, saat ini sangat penting. Untuk itu dalam awal kepemimpinannya telah menggerakkan semua unsur pimpinan fakultas, jurusan maupun prodi di lingkungan Undana guna memacu peningkatan nilai akreditasi dari “C” ke “B”.  Pihaknya telah mencoba terhadap setiap prodi agar dapat melayani dengan mutu yang standar untuk menjamin pendidikan mahasiswa pada fakultas tersebut. Demikian juga semua pimpinan telah didorong untuk dapat bertanggung jawab terhadap fakultas yang dipimpinnya “Jadi kami berupaya dengan memberikan sejumlah dana agar setiap prodi dapat memperjuangkan akreditasinya minimal mendapat nilai “B”. Ini merupakan upaya dan komitmen dan kewajiban moral kami sebagai pimpinan universitas guna mendorong dan meningkatkan nilai akreditasi pada prodi tersebut,” kata Fred Benu yang saat itu di dampingi Ketua LPMPT, Ir. Heru Sutedjo, M.Agr.Sc.Ph.D.

Yang paling penting, kata Rektor, Benu, selama para pimpinan universitas, pascasarjana, fakultas, lembaga, dan biro serta unsur penunjang lainnya tidak memiliki komitmen yang tinggi untuk mengejar ketertinggalan kita soal akreditasi prodi, maka semuanya tidak akan berjalan sebagaimana yang diharapkan. Sekarang sudah ada wacana, soal akses para pelamar menjadi CPNS, tidak diperkenankan untuk menerima lulusan yang berijazah akreditasi “C”.

Prof. Ki Supriyoko dalam pemaparan materinya menjelaskan, selama ini akreditasi prodi dan AIPT dijalankan oleh BAN-PT. Kondisi ini sesuai dengan amanat (Pasal 55) UUPT yang menyebutkan bahwa  AIPT dilakukan oleh BAN-PT, sedangkan akreditasi prodi sebagai bentuk akuntabilitas publik dilakukan lembaga akreditasi mandiri (LAM).

Menurutnya, dengan belum terbentuknya satu satupun LAM, maka semua akreditasi perguruan tinggi, akreditasi prodi dan AIPT, dilakukan oleh BAN-PT. Hal ini menyebabkan atrean panjang akreditasi, sehingga perguruan tinggi harus menunggu giliran lama untuk diakreditasi.

Karena itu, kedepan katanya, LAM dari berbagai rumpun ilmu atau cabang ilmu harus segera dibentuk. Pembagian tugasnya, AIPT dilakukan oleh BAN-PT, sedangkan akreditasi prodi dilakukan oleh LAM. Hal ini akan memperpendek antrean, sehingga perguruan tinggi tidak perlu menunggu lama untuk mendapat giliran akreditasi. (David Sir-Humas Undana)

 

LAST_UPDATED2

MONEV SBMPTN TAHUN 2014

E-mail Cetak PDF

 

MONITORING DAN EVALUASI SELEKSI BERSAMA MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SBMPTN) 2014

Pelaksanaan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Selasa 17 Juni 2014 lalu di Universitas Nusa Cendana (Undana) di kampus Undana dan di beberapa sekolah SMA, SMK dan SMP di Kota Kupang berlangsung aman dan tertib. Cukup banyak peserta yang dinyatakan gugur, karena tidak hadir tanpa alasan yang jelas.

Pelaksanaan ujian SBMPTN di beberapa lokasi berjalan aman dan tertib. Data ujian SBMPTN tahun ini seharusnya diikuti 11.436 orang peserta. Namun yang hadir mengikuti ujian hanya 10.334 peserta saja dan 1.102 peserta tidak hadir mengikuti ujian tanpa kabar yang jelas. Rinciannya untuk IPA/Saintek berjumlah 2.984 peserta, yang tidak hadir sesi pertama 510 orang. Kelompok IPS/Soshum sebanyak 3.815 orang, yang tidak hadir sesi kedua dan ketiga sebanyak 262 orang dan kelompok IPC 4.637 orang, yang tidak hadir sesi kedua dan ketiga sebanyak 330 orang.

Undana ditunjuk sebagai salah satu perguruan tinggi penyelenggara SBMPTN di Wilayah III dengan kode panitia lokal 66. Sudah beberapa tahun ini menyelenggarakan SBMPTN, namun Undana bertekad untuk menyelenggarakan kegiatan ini secara profesional, sesuai dengan standar-standar yang berlaku. Dalam kerangka inilah Undana melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev).

Kegiatan Monevin ini bertujuan untuk mengetahui apakah penyelenggaraan SBMPTN di Undana telah sesuai dengan standar-standar yang ditetapkan oleh Ditjen Dikti. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui kendala-kendala yang menghambat penyelenggaraan program serta merumuskan rekomendasi perbaikan untuk mengatasi kendala-kendala yang ditemukan. Semoga hasil Monev ini bermanfaat dalam upaya peningkatan mutu pengelolaan SBMPTN ke depannya.

Mekanisme monev ini dilaksanakan dengan mengacu pada instrumen yang dibagikan oleh panitia lokal, yang diterbitkan oleh Ditjen Dikti, Kemdikbud, pada tahun 2014. Ujian SBMPTN terdiri atas ujian tertulis dan ujian keterampilan. Ujian tertulis berlaku bagi semua peserta, sedangkan ujian keterampilan hanya berlaku bagi peserta yang memilih program studi bidang Keolahragaan.

Adapun mekanisme pelaksanaan monev adalah sebagai berikut ini:

(1) Penetapan responden untuk mengisi instrumen monev berdasarkan keterwakilan 3 sektor ujian, yakni: (1) sektor A (IPA/Sainstek), (2) sektor B (IPS/Soshum), dan (3) sektor C (IPC/Campuran). Responden Monev SBMPTN yang digunakan dalam monev ini terdiri dari unsur-unsur berikut: Perguruan Tinggi Penyelenggara, Asesor Internal, Peserta Ujian Tulis, Pengawas Ruang, Penanggung Jawab Ruang, Peserta Ujian Keterampilan, dan Tim Penguji Keterampilan.

(2) Pengisian instrumen monev oleh para responden melalui penanggung jawab lokasi (PJL).

(3) Penyerahan instrumen monev dari responden kepada tim pelaksana monev.

(4) Tim monev memeriksa dan membuat rekapitulasi data dari instrumen monev.

(5) Tim monev melakukan wawancara dengan responden dan melaksanakan visitasil apangan (keruangan ujian tulis, lokasi uji kesehatan dan l lapangan untuk ujian keterampilan Penjaskesrek) untuk memverifikasi data yang diberikan oleh responden.

(6) Tim monev melaksanakan wrapping-up meeting dengan panitia lokal SBMPTN untukmenyampaikan hasil monev.

(7) Tim monev menyusun laporan hasil monev.

Jadwal setiap tahap pelaksanaan monev dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

 

No

Kegiatan

Tanggal Pelaksanaan

1

Penetapan peserta ujian untuk mengisi instrumen monev

13 – 16 Juni 2014

2

Pengisian instrumen monev ujian tulis oleh peserta ujian

17 Juni 2014

3

Penyerahan instrumen monev ujian tulis dari responden kepada tim pelaksana monev

17 Juni 2014

4

Tim monev memeriksa dan membuat rekapitulasi data dari instrumen monev ujian tulis

18 – 20 Juni 2014

5

Tim monev melakukan wawancara dengan perguruan tinggi penyelenggara SBMPTN dan tim penguji uji ketrampilan

18 Juni 2014

6

Pengisian instrumen monev ujian ketermpilan oleh peserta ujian

18 Juni 2014

6

Tim monev melaksanakan wrapping-up meeting dengan panitia lokal untuk menyampaikan hasil monev

20 Mei 2014

7

Tim monev menyusun laporan hasil monev

20 23Juni 2014

 

Tim pelaksana monev terdiri dari 3 orang yaitu:

· Ir. Heru Sutedjo, M.Agr.Sc., PhD, (Ketua merangkap anggota)

· Dr. Chaterina Agusta Paulus, SPi., MSi (Sekretaris merangkap anggota)

· Dr. Anton Kerihi, SE, MS

Berdasarkan hasil monev yang dilakukan maka dapat disimpulkan beberapahalsebagaiberikut:

(3) Penyelenggaraan program SBMPTN di Undana telah sesuai dengan standar-standar yang ditetapkan Ditjen Dikti meskipun masih terdapat beberapa kelemahan yang perlu segera diperbaiki.

(4) Kelemahan-kelemahan yang ditemukan dalam penyelenggaraan SBMPTN yang perlu segera diperbaiki adalah sebagai berikut:

a) Tidak semua pengawas ruang dan penanggung jawab ruang di linkungan Undana mendapatkan surat tugas oleh pimpinan universitas.

b) Denah lokasi ujian di lingkungan Undana belum jelas sehingga beberapa peserta ujian kesulitan dalam mencari ruangan ujian.

Rekomendasi perbaikan yang diberikan untuk memperbaiki penyelenggaraan SBMPTN adalah sebagai berikut:

a) Pembentukan panitia SBMPTN sudah ada dua bulan sebelum pelaksanaan SBMPTN sehingga SK dan Surat Tugas sudah dipegang oleh pengawas ruang dan penanggung jawab ruang.

b) Kejelasan lokasi denah ujian dan ruang ujian harus di sosialisasikan satu minggu sebelum pelaksanaan ujian melalui media elektronik seperti website Undana dan media cetak seperti koran lokal.

 

 

 

 

LAST_UPDATED2

MONEV PPG SM3T

E-mail Cetak PDF

MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM PROFESI GURU SARJANA MENDIDIK DI DAERAH TERDEPAN, TERLUAR DAN TERTINGGAL (PPG SM-3T) 2014

Dalam upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) telah meluncurkan beberapa program peningkatan profesionalitas guru, sebab guru dipandang memiliki fungsi sentral dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Salah satu program tersebut adalah program sertifikasi guru. Namun program ini dianggap kurang berhasil dalam meningkatkan profesionalitas guru. Oleh sebab itu, Ditjen Dikti kembali meluncurkan program baru yaitu program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Ada beberapa jenis program PPG dan salah satunya adalah PPG SM3T. Program PPG SM3T hanya menerima mahasiswa dari para mantan peserta program SM3T. Agar program PPG SM3T memberikan hasil yang diharapkan maka program ini harus disertai dengan program penjaminan mutu. Terkait dengan penjaminan mutu, Ditjen Dikti telah menetapkan standar minimal yang harus dipenuhi oleh para penyelenggara program PPG.

Mulai tahun 2014, Universitas Nusa Cendana (Undana) ditunjuk sebagai salah satu perguruan tinggi penyelenggara program PPG SM3T. Meskipun baru tahun ini menyelenggarakan program PPG, namun Undana bertekad untuk menyelenggarakan program ini secara profesional, sesuai dengan standar-standar yang berlaku. Dalam kerangka inilah Undana melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Internal (Monevin).

Kegiatan Monevin ini bertujuan untuk mengetahui apakah penyelenggaraan program PPG SM3T di Undana telah sesuai dengan standar-standar yang ditetapkan oleh Ditjen Dikti. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui kendala-kendala yang menghambat penyelenggaraan program serta merumuskan rekomendasi perbaikan untuk mengatasi kendala-kendala yang ditemukan.

Rendahnya mutu pendidikan, baik pendidikan dasar, menengah maupun tinggi, telah menjadi keprihatinan nasional. Mutu pendidikan di indonesia masih sangat jauh dari standar mutu internasional. Sebaliknya dampak globalisasi menuntut sumberdaya manusia yang berkualitas untuk menunjang daya saing bangsa. Dalam persaingan pasar bebas yang minim aturan hanya bangsa dengan daya saing yang tinggi, yang akan mampu menguasai pasar dan memperoleh manfaat ekonomi. Sebaliknya bangsa dengan daya saing rendah akan terekploitasi dan, pada akhirnya, harus tunduk pada kemauan bangsa yang berdaya saing tinggi.

Guru memegang peranan sentral dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Oleh sebab itu, pemerintah telah melakukan berbagai usaha untuk meningkatan profesionalitas guru. Berbagai program telah dilaksanakan untuk mencapai tujuan tersebut. Diantara program-program tersebut adalah program sertifikasi guru. Namun programini, baik yang dilaksanakan melalui portofoliomaupun PLPG, dipandang belum memenuhi harapan. Kualitas dan kinerja guru-guru bersertifikat profesional hasil program sertifikasi tersebut dinilai oleh berbagai pihak belum memuaskan. Faktor usia guru peserta dan materi program dinilai menjadi sebagian faktor penyumbang belum idealnya kualitas guru profesional.

Sebagai salah satu upaya untuk menjawab masalah tersebut di atas, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) meluncurkan Program Pendidikan Guru (PPG) seperti Program PPGT (Program Pendidikan Profesi Guru Terintegrasi Berkewenangan Tambahan), PPG Kolaboratif, dan PPG pasca-SM-3T (PPG SM-3T). PPGT, PPG Kolaboratif, dan PPG SM-3Tmerupakan program PPG rintisan. Melalui PPG ini diharapkan akan dihasilkannya guru profesional, yang lebih berkualitas.

Untuk menjamin kualitas dan kepuasan pengguna lulusan PPG, maka penjaminan mutu/kualitas (quality assurance) program, proses, dan unsur lain yang terkait dengan pembentukan lulusan tersebut harus dapat ditunjukkan dan dipertanggungjawabkan. Penjaminan mutu proses dan produk program PPG harus dilakukan menyertai penyelenggaraan program itu sendiri.

Universitas Nusa Cendana (Undana) merupakan salah satu LPTK yang diberi kepercayaan untuk menyelenggarakan program PPG SM3T. Program tersebut baru mulai dilaksanakan di Undana pada tahun 2014. Sesuai dengan tuntutan aturan maka Undana juga bertekad untuk melaksanakan penjaminan mutu bagi program tersebut. Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Internal (Monevin) untuk program PPG SM3T ini merupakan salah satu wujud dari komitmen untuk melaksanakan penjaminan mutu.

Mekanisme monevin ini dilaksanakan dengan mengacu pada instrumen yang tercantum dalam buku Panduan Penjaminan Mutu Pendidikan Profesi Guru (PPG), yang diterbitkan oleh Ditjen Dikti, Kemdikbud, pada tahun 2014. Adapun mekanisme pelaksanaan monevin adalah sebagai berikut ini:

(1) Penetapan responden untuk mengisi instrumen monevin Responden yang digunakan dalam monev ininiter diri dari unsur-unsur berikut: Pengelola Program PPG SM-3T, PimpinanJurusan/Program Studi, PerwakilanDosen, PengelolaAsrama, dan Perwakilan Mahasiswa.

(2) Pengisian instrumen monevin oleh para responden.

(3) Penyerahan instrumen monevin dari responden kepada tim pelaksana monevin.

(4) Tim monevin memeriksa dan membuat rekapitulasi data dari instrumen monevin.

(5) Tim monevin melakukan wawancara dengan responden dan melaksanakan visitasi lapangan (kekantor pengelola PPG, lokasi workshop danpeer teaching dan asrama) untuk memverifikasi data yang diberikan oleh responden.

(6) Tim monevin melaksanakan wrapping-up meeting dengan para pengelola program PPG untuk menyampaikan hasil monevin.

(7) Tim monevin menyusun laporan hasil monevin.

Jadwal setiap tahap pelaksanaan monevin dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

No

Kegiatan

Tanggal Pelaksanaan

1

Penetapan responden untuk mengisi instrumen monevin

02 – 06 Mei 2014

2

Pengisian instrumen monevin oleh para responden

07 – 14 Mei 2014

3

Penyerahan instrumen monevin dari responden kepada tim pelaksana monevin

14 – 19 Mei 2014

4

Tim monevin memeriksa dan membuat rekapitulasi data dari instrumen monevin

19 – 23 Mei 2014

5

Tim monevin melakukan wawancara dengan responden dan melaksanakan visitasi lapangan

26 Mei 2014

6

Tim monevin melaksanakan wrapping-up meeting dengan para pengelola program PPG untuk menyampaikan hasil monevin

28 Mei 2014

7

Tim monevin menyusun laporan hasil monevin

30 Mei – 02 Juni 2014

Tim pelaksana monevin terdiri dari 2 orang yaitu:

· Ir. HeruSutedjo, M.Agr.Sc., PhD, (Ketuamerangkapanggota)

· Dr. ChaterinaAgusta Paulus, SPi., MSi (Sekretarismerangkapanggota)

Berdasarkan hasil monevin yang disampaikan pada BAB II dari laporan ini maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut:

(1) Penyelenggaraan program PPG SM3T di Undana telah sesuai dengan standar-standar yang ditetapkan Ditjen Dikti meskipun masih terdapat beberapa kelemahan yang perlu segera diperbaiki.

(2) Kelemahan-kelemahan yang ditemukan dalam penyelenggaraan PPG SM3T yang perlu segera diperbaiki adalah sebagai berikut:

a) Standar Sarana dan Prasarana memiliki nilai capaian yang relatif rendah, yaitu 53,8%. Keadaan ini menunjukkan bahwa kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana yang tersedia masih jauh dari memadai untuk mendukung penyelenggaraan PPG SM3T yang bermutu.

b) Ketidaksesuaian antara kalender akademik program PPG SM3T dengan kalender akademik sekolah mitra menyebabkan keterlambatan pelaksanaan PPL dan mahasiswa tidak bisa tinggal sepenuhnya di asrama selama masa studi.

c) Belum tersedianya dokumen Standar Operating Procedure (SOP) yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan PPG SM3T.

d) Semua program studi penyelenggara program PPG SM3T belum sempat menyusun visi dan misi untuk program PPG masing-masing.

e) Kurikulum, silabus dan standar penyelenggaraan PPG yang digunakan di Undana masih sepenuhnya bersifat nasional sebab Undana belum sempat melaksanakan penyusunan kurikulum sendiri, yang melibatkan stakeholder lokal.

Rekomendasi perbaikan yang diberikan untuk memperbaiki penyelenggaraan PPG SM3T adalah sebagai berikut:

a) Undana perlu mengalokasikan dana PNBP untuk mendukung penyelenggaraan PPG SM3T terutama untuk pengadaan sarana dan prasarana agar Standar Sarana dan Prasarana dapat segera dipenuhi.

b) Jurusan/program studi penyelenggara perlu segera menyusun visi dan misi untuk program PPG, Standar Kompetensi Lulusan, dan kurikulum sesuai dengan karakteristik masing-masing jurusan/program studi dengan melibatkan stakeholders lokal NTT.

c) LPTK, fakultas dan jurusan/program studi segera menyusun dokumen-dokumen SOP yang dibutuhkan di berbagai unit penyelenggara program PPG SM3T.

d) Penyelarasan antara kalenderak ademik program PPG SM3T dan kalender sekolah mitra agar kegiatan PPL dapat dilaksanakan sesuai jadwal

e) Perkuat kemitraan dengan sekolah mitra dan guru pamong agar dukungan mereka konsisten dan berkelanjutan.

 

 

 

 

 

 

 

LAST_UPDATED2

Berita LPMPT

E-mail Cetak PDF

KEGIATAN SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN BORANG AKREDITASI PROGRAM  STUDI


Kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Penyusunan borang akreditasi program studi (Prodi) ini terutama ditujukan untuk membantu Prodi yang terakreditasi C atau Prodi lain yang masa akreditasinya berakhir pada tahun 2014. Hal ini sesuai dengan niat Rektor Undana (Prof. Ir. Fredik Lukas Benu, MSi) untuk meningkatkan status akreditasi Prodi agar semua Prodi di lingkungan Undana minimal terakreditasi B.

Kegiatan ini terbagi dalam 2 sub kegiatan. Sub kegiatan pertama adalah sosialisasi akreditasi dan sub kegiatan kedua adalah pendampingan pengisian borang akreditasi Prodi. Sosialisasi akreditasi prodi dilaksanakan pada tanggal 4 Februari 2014 sedangkan pendampingan penyusunan akreditasi  Prodi dilaksanakan pada tanggal 18-19 Februari 2014. Adanya jarak waktu antara pelaksanaan sub kegiatan pertama dan sub kegiatan kedua dimaksud agar setelah selesai mengikuti sosialisasi, para peserta mempunyai waktu untuk menyusun draf borang akreditasi Prodinya sebelum masuk pada tahap pendampingan.

Pada prinsipnya, tujuan dari sub kegiatan sosialisasi akreditasi adalah untuk meningkatkan pemahaman para peserta tentang dasar hukum, standar, prosedur dan pedoman penyusunan borang akreditasi dan sekaligus meningkatkan komitmen mereka untuk menerapkan penjaminan mutu berbasis pada standar-standar penyelagaraan dan pengelolaan pendidikan tinggi yang telah ditetepkan oleh BAN-PT. Untuk mencapai tujuan tersebut maka materi yang diberikan adalah sebagai berikut:

1. Akreditasi: Pengertian, Dasar Hukum, Sanksi dan Prosedur.

2. Paduan Penyusunan Evaluasi diri Program Studi .

3. Implementasi Standar dan Parameter Akreditasi dalam Manajemen Program Studi.

4. Paduan Penyusunan Borang Program Studi.

5. Paduan Penyusunan Borang Pengelola Program Studi

Sub kegiatan pendampingan penyusunan borang akreditasi Prodi dilaksanakan dengan metode presentasi. Para peserta mempresentasikan draf borang akreditasi Prodinya dan tim pendampingan internal memberikan saran dan usul tersebut bila mereka merasa keberatan atau kurang memahaminya. Diskusi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antara peserta dan tim pendamping.

Beberapa Staf pengajar Undana direkrut untuk menjadi instruktur dan tim pendamping dalam kegiatan Sosialisasi dan pendampingan penyusunan borang akreditasi Prodi ini. Adapun nama-nama staf tersebut adalah sebagai berikut:

1. Prof. Dr. I Gusti Bagus Arjana, MS (Asesor BAN-PT)

2. Dr. David B.W. Pandie, MS (Pembantu Rektor Bidang Akademik)

3. Ir. Heru Sutedjo, M. Agr. Sc., PhD (Ketua LPMPT)

4. Dr. Ir. S. P. Manongga, M.Si (Ketua LPPP)

5. Ir. Yohanis Umbu Laiya Sobang, M.Si (Ketua SPI)

Hasil dari kegiatan sosialisasi ini adalah borang akreditasi yang telah terisi beserta kelengkapannya yang siap di kirim ke BAN-PT.

 


 

Kegiatan Sertifikasi Dosen

Data Sertifikasi dosen Undana (2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013)

 

Tahun

Jumlah Peserta

Lulus

Belum Lulus

2008

69

67

2

2009

113

113

-

2010

123

122

1

2011

245

179

66

2012

151

149

2

2013

38

26

12

Total

739

656

83

Untuk melihat data lengkap nama dosen yang telah lulus sertifikasi di Undana, silahkan download filenya disini :



 

DATA PRODI DAN AKREDITASI PROGRAM SARJANA UNIVERISTAS NUSA CENDANA TAHUN 2013

 

NO

FAKULTAS

JURUSAN/PRODI

KETERANGAN

(STATUS/TAHUN)

1.

Program Pascasarjana (PPS)

1. Ilmu Peternakan

B

2. Ilmu Linguistik

C

3. Ilmu Hukum

B

4. Ilmu SDA dan Lingkungan

B

5. Ilmu Administrasi Publik

B

6. Pendidikan IPS

-

2.

Fakultas Keguruan dan ILmu Pendidikan (FKIP)

1. Bahasa Indonesia

C

2. Bahasa Inggris

C

3. Matematika

C

4. Biologi

B

5. Fisika

B

6. Kimia

Tunggu visitasi/hasil

7. PPKN

B

8. Ekonomi

C

9. Geografi

Tunggu Visitasi/hasil

10. Sejarah

B

11. Teknik Bangunan

C

12. Teknik Mesin

C

13. Teknik Elektro

C

14. PGSD

C

15. BK

B

16. PG PAUD

C

17. PLS

C

18. PJKR

Tunggu visitasi/hasil

3.

Fakultas Peternakan (FAPET)

- Lama :


1. Nutrisi

B

2. Produksi Ternak

B

- Baru : (Peternakan)

B

4.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)

1. Ilmu Adm. Negara

B

2. Ilmu Adm. Niaga

Perpanjangan ijin penyelenggaraan prodi

3. Sosiologi

Perpanjangan ijin penyelenggaraan prodi

4. Ilmu Politik

C

5. Ilmu Komunikasi

B

5.

Fakultas Hukum (FH)

1. Ilmu Hukum

B

6.

Fakultas Pertanian (FAPERTA)

- Lama :


1. Agronomi

B

2. IHPT

B

3. Ilmu Tanah

C

4. Sosek

B

5. Perikanan


- Baru :


1. Agroteknologi


2. Agribisnis


7.

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM)

1. Kesehatan Masyarakat

B

8.

Fakultas Sains dan Teknik (FST)

1. Matematika

C

2. Biologi

C

3. Fisika

C

4. Kimia

B

5. Teknik Sipil

-

6. Teknik Mesin

Tunggu visitasi/hasil

7. Teknik Elektro

C

8. Ilmu Komputer

Tunggu visitasi/hasil

9. Teknik Arsitektur

Tunggu visitasi/hasil

10. Teknik Pertambangan

C

9.

Fakultas Kedokteran (FK)

1. Kedokteran

C

10.

Prodi Kedokteran Hewan (PKH)


-

 


 

KEGIATAN – KEGIATAN LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PERGURUAN TINGGI (LPM-PT) TAHUN 2012

 

 

1. SOSIALISASI AKREDITASI PROGRAM STUDI DAN INTITUSI PERGURUAN TINGGI (IPT)


Kegiatan ini telah dilaksanakan pada pertengahan Februari 2012 di aula gedung rektorat lama, dan peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah Para Dekan, Para Pembantu Dekan I (Bidang Akademik), Para Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan, dan Para Ketua Program Studi dari seluruh Fakultas yang ada di Universitas Nusa Cendana (UNDANA). Acara ini dipimpin langsung oleh Rektor UNDANA Prof.Ir. Frans Umbu Datta, M.App.Sc,PhD dengan nara sumber Prof. Dr. I Gusti Bagus Arjana, MS, Dr. David B.W. Pandie, MS, Ir. M.R. Pellokila, MP, PhD, Ir. Heru Sutedjo, M.Agr.Sc.,PhD.


Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman semua pimpinan prodi /fakultas terhadap aturan, standard dan prosedur akreditasi prodi dan IPT dan sekaligus meningkatkan komitmen mereka untuk menerapkan penjaminan mutu berbasis pada standar-standar penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan tinggi yang telah ditetapkan oleh BAN-PT.


Adapun materi yang disajikan oleh para nara sumber adalah materi yang disediakan oleh BAN-PT yang pada prinsipnya mencakup aspek sebagai berikut :

Ø AKREDITASI : Pengertian, Dasar Hukum, Sanksi dan Prosedur

Ø Panduan Penyusunan Evaluasi Diri Prodi

Ø Panduan Penyusunan Borang Program Studi

Ø Panduan Penyusunan Borang Pengelola Program Studi (Faultas/Sekolah Tinggi)

Ø Sistem Penilaian Akreditasi

Akhir dari kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan penyusunan borang akreditasi yang dilakukan terpusat di aula lantai3 Rektorat Baru selama 1 minggu. Beberapa dosen yang ditunjuk sebagai pendamping diantaranya Prof. Dr. I G.B. Arjana, MS (Asesor BAN PT), Dr. David B.W. Pandie, MS (Pembantu Rektor I), Ir. Marthen.R. Pellokila, MP, PhD (Dekan Faperta), Dr.Ir. SP Manongga, MS (Ketua LP3), Ir. Heru Sutedjo, MSc, PhD (Ketua LPMPT), dan Ir. Edi .Djoko Sulistijo, MP (Sekretaris LPMPT).

Hasil dari kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini adalah diselesaikannya penyusunan dan pengiriman dokumen evaluasi diri dan borang akreditasi dari 5 Prodi pada PPS, 7 Prodi pada FKIP, 2 Prodi lama dan 1 Prodi hasil merger pada Fapet, 2 Prodi pada FISIP, 1 Prodi pada FKM, dan 3 Prodi pada FST.

 

Berikut adalah Status Akreditasi Prodi di UNDANA hingga Pebruari 2013 yaitu :

 

 

NO

FAKULTAS

JURUSAN/PRODI

KETERANGAN

(STATUS/TAHUN)

1.

Program Pascasarjana (PPS)

1. Peternakan

B

2. Ilmu Linguistik

C

3. Ilmu Hukum

B

4. Ilmu SDA dan Lingkungan

B

5. Ilmu Administrasi Publik

Tunggu visitasi/hasil

6. Pendidikan IPS

-

2.

Fakultas Keguruan dan ILmu Pendidikan (FKIP)

1. Bahasa Indonesia

C

2. Bahasa Inggris

C

3. Matematika

C

4. Biologi

B

5. Fisika

B

6. Kimia

C

7. PPKN

B

8. Ekonomi

C

9. Geografi

B

10. Sejarah

B

11. Teknik Bangunan

C

12. Teknik Mesin

C

13. Teknik Elektro

C

14. PGSD

C

15. BK

Tunggu visitasi/hasil

16. PG PAUD

-

17. PLS

Tunggu visitasi/hasil

18. PJKR

Tunggu visitasi/hasil

3.

Fakultas Peternakan (FAPET)

- Lama :


1. Nutrisi

B

2. Produksi Ternak

Tunggu visitasi/hasil

- Baru : (Peternakan)

Tunggu visitasi/hasil

4.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)

1. Ilmu Adm. Negara

B

2. Ilmu Adm. Niaga

B

3. Sosiologi

B

4. Ilmu Politik

C

5. Ilmu Komunikasi

Tunggu visitasi/hasil

5.

Fakultas Hukum (FH)

1. Ilmu Hukum

B

6.

Fakultas Pertanian (FAPERTA)

- Lama :


1. Agronomi

B

2. IHPT

B

3. Ilmu Tanah

C

4. Sosek

B

5. Perikanan


- Baru :


1. Agroteknologi


2. Agribisnis


7.

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM)

1. Kesehatan Masyarakat

B

8.

Fakultas Sains dan Teknik (FST)

1. Matematika

C

2. Biologi

C

3. Fisika

C

4. Kimia

B

5. Teknik Sipil

-

6. Teknik Mesin

Tunggu visitasi/hasil

7. Teknik Elektro

C

8. Ilmu Komputer

Tunggu visitasi/hasil

9. Teknik Arsitektur

Tunggu visitasi/hasil

10. Teknik Pertambangan

C

9.

Fakultas Kedokteran (FK)

1. Kedokteran

C

10.

Prodi Kedokteran Hewan (PKH)


-

 

2. KEGIATAN PELATIHAN PENGENALAN SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2008 DAN IWA 2


Pada tahun 2012, untuk ketiga kalinya Undana menyelenggarakan Pelatihan Pengenalan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 dan IWA 2. Kegiatan merupakan salah satu bentuk respon terhadap salah satu program strategi Ditjen Dikti, yakni internasionalisme pendidikan. Untuk di tingkat UNDANA hingga kini baru Fakultas Peternakan yang telah tersertifikasi ISO 9001 : 2008


Melalui pelatihan ini diharapkan terwujud peningkatan pemahaman peserta tentang SMM ISO 9001:2008 dan peningkatan ketrampilan peserta dalam menyusun dokumen-dokumen yang dibutuhkan sebagai landasan bagi penerapan SMM ISO 9001:2008. Pada akhirnya diharapkan akan semakin banyak fakultas/prodi yang siap mengikuti sertifikasi ISO 9001:2008.


Kegiatan ini telah dilaksanakan pada pertengahan bulan Mei 2012 di Aula lantai 2 Rektorat lama. Pelatihan ini diikuti oleh 22 peserta yang merupakan perwakilan dari 8 fakultas, 4 Lembaga, Program Pascasarjana dan Prodi Kedokteran Hewan Undana.

Kegiatan dibuka oleh Pembantu Rektor Bidang Akademik. Dihadirkan sebagai pembicara adalah Dr. David B.W. Pandie, MS (Pembantu Rektor I), Ir. Heru Sutedjo, M.Agr.Sc, PhD (Ketua LPMPT), Ir. Marthen R. Pellokila, MP, PhD (Dekan Faperta), Ir. Yohanis Umbu Laiya Sobang, MSi (Ketua SPI), Ir. Agustinus Konda Malik, MS (Dekan Fapet), dan Ir. Edi Djoko Sulistijo, MP (Sekretaris LPMPT).


Materi pelatihan mencakup aspek-aspek yang berkaitan dengan SMM ISO 9001:2008 dan IWA 2 seperti berikut ini :

Ø Kebijakan Nasional Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi

Ø Tinjauan Singkat Persyaratan ISO 9001:2008

Ø Sistem Manajemen Mutu

Ø IWA 2 (ISO for Education


3. KEGIATAN AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL

Audit Mutu Akademik Internal dilaksanakan untuk mengetahui sejauhmana setiap prodi mematuhi standar wajib (ditetapkan oleh peraturan pemerintah) dan standar tambahan (ditetapkan oleh universitas) dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Disamping itu, Audit Mutu Akademik Internal juga dimaksudkan untuk mengetahui sejauhmana persiapan dan perkembangan setiap prodi dalam mempersiapkan diri untuk menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

Hasil dari Audit Mutu Akademik Internal ini akan menjadi input pada tinjauan manajemen dalam upaya meningkatkan standar-standar maupun memperbaiki sistem penyelenggaraan pendidikan tinggi.


Adapun output yang diharapkan dari kegiatan ini yaitu :

Ø Tersedianya data tentang kepatuhan prodi terhadap standar-standar penyelenggaraan pendidikan tinggi

Ø Tersedianya data tentang prodi yang belum dan yang sudah menerapkan Sistem Penjaminan Mutu

Ø Tersedianya input untuk menyusun standar-standar yang lebih tinggi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi

Ø Peningkatan standar mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di Undana.


Kegiatan Audit Mutu Akademik Internal dilaksanakan pada Bulan Desember 2012 pada Minggu Ke 2 3. Sasaran audit yaitu seluruh fakultas yang ada di Undana, kecuali FKIP dan Fapet.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan tidak dijadikan sasaran audit internal karena seluruh program studi pada FKIP pada awal bulan November 2012 telah dilakukan kegiatan pemetaan mutu LPTK menggunakan format Evaluasi Mutu Internal (EMI) LPTK oleh Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan KEMENDIKBUD dengan fasilitator Dr. Eddy Guridno dan koordinator Ir. Edi Djoko Sulistijo,MP.


Fakultas Peternakan tidak dijadikan sasaran audit internal karena pada akhir bulan November 2012 telah dilakukan kegiatan Survelance II terhadap hasil sertifikasi ISO 9001:2008 oleh Sofian Efendi dari PT. SAI Global Indonesia Graha Iskandarsyah 4th fl Jl. Iskandarsyah Raya No. 66 C Kebayoran Baru Jakarta 12160 Indonesia. Tujuan dari survelance ini adalah untuk monitoring atau pengawasan implementasi SMM ISO 9001:2008.


Berikut adalah nama-nama para auditor yang melaksanakan tugas Audit Mutu Akademik Internal Tahun 2012, yaitu sebagai berikut :


NO

NAMA AUDITOR

FAKULTAS ASAL

1.

Dra. Maria Teresia Danong, MSi

FST

2.

Josep Monteiro, SH,MH

FH

3.

Dr. Intje Picauly, MSi

FKM

4.

Prof. Dr. Jimmy Pello,SH.MH

FH

5.

Ir. Jalaludin,M.Si

FAPET

6.

Ir. Upik Sy. Rosmah, MP

FAPET

7.

Ir.M. Rosdiana Deno Ratu, MSc.Agr

FAPET

8.

Drs. Lukas J.B.B. Hattu, Msi

FISIP

9.

Prof. Henderiana L.L. Belli

FAPET

10.

Febri Odel Nitbani, MSI

FST

11.

Ishak A. Tungga, SH,MH

FH

12.

Zakarias Seba Ngara, MSi

FST

13.

Drs. Theo da Cunha, M.Si

FST

14.

Yendris. K. Syamruth, S.KM, M.Kes

FKM

15.

Dr.Ir. Arnol E. Manu, MP

FAPET

16.

Drs. Ignasius Suban Angin, SU

FKIP

17.

Drs. Jakoba D Niga, M.Si

FISIP

18.

Ir. Yohanis Umbu L. Sobang, MSi

FAPET

 

 

4.  KEGIATAN PEMBENTUKAN GUGUS PENJAMIN MUTU (GPM) DAN GUGUS KENDALI MUTU (GKM) SERTA PENYUSUNAN DOKUMEN PENDUKUNG (SOP DAN IK) PENJAMINAN MUTU DI SEMUA FAKULTAS DALAM LINGKUNGAN UNDANA.


Adanya perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan Pembentukan Gugus Penjamin Mutu (GPM) dan Gugus Kendali Mutu (GKM) Serta Penyusunan Dokumen Pendudukng (SOP dan IK) Penjaminan Mutu di semua Fakultas Dalam Lingkungan Undana karena hingga saat ini, baru satu fakultas di lingkungan Undana yang melaksanakan penjaminan mutu. Fakultas tersebut adalah Fakultas Peternakan. Fakultas ini menggunakan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 sebagai basis system penjaminan mutunya dan telah memiliki sertifikat ISO. Masalah utama yang menyebabkan belum terlaksananya implementasi SPM-PT di fakultas lain berakar dari 2 hal, yaitu (1) belum adanya Gugus Penjamin Mutu (GPM) dan Gugus Kendali Mutu (GKM) di Tingkat Fakultas/Jurusan/Prodi dan belum lengkapnya dokumen pendukung penjaminan mutu seperti Panduan Operasional Baku (POB) dan Instruksi Kerja (IK).

 

Tujuan dari kegiatan ini yaitu :

  • Membentuk GPM dan GKM di semua Fakultas/Jurusan/Prodi di lingkungan Undana
  • Melaksanakan pendampingan terhadap GPM dan GKM dalam menyusun dokumen pendukung penjaminan mutu agar semua Fakultas/Jurusan/Prodi dapat melengkapi semua Dokumen pendukung yang dibutuhkannya.
  • Memberdayakan dan memotivasi semua Fakultas/Jurusan/Prodi agar segera melaksanakannya penjaminan mutu.

Kegiatan dibuka oleh Rektor Universitas Nusa Cendana. Dihadirkan sebagai nara sumber untuk pendampingan penyusunan dokumen terkait adalah Dr. Ir. Ahmad Darobin Lubis, MSc, QIA dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Prof. Ir. Moses L. Singgih, MSc, PhD dari Institut Teknologi Surabaya (ITS).

Berikut ini adalah daftar nama-nama Pengelolah Gugus Penjamin Mutu (GKM) dan Pengelola Gugus Kendali Mutu (GKM) Dari Seluruh Fakultas Dilingkungan Undana :

 

I. PROGRAM PASCASARJANA

NO

Nama

Jabatan

1

2

3

1. GUGUS PENJAMIN MUTU

1.

Prof. Dr. Ir. J. F. Balle Therik, MS

Penanggungjawab

2.

Prof. Dr. Jimmy Pello, SH, MS

Ketua

3.

Dr. Drs. Djauhari Effendi, M.Si

Sekretaris

2. GUGUS KENDALI MUTU

1.

Ir. W. I. I. Mella, M.Sc.,Ph.D

Anggota

2.

Dr. Andy Nabu Sogen, M.Pd

Anggota

3.

Prof. Dr. Felisianus Sanga, M.Pd

Anggota

4.

Ir. Marthen Mulik, M.Agr.Sc.,Ph.D

Anggota

5.

Dr. Saryono Yohanes, SH, MH

Anggota

6.

Dr. Petrus Kase, M.SOC,

Anggota

 

II. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

1. GUGUS PENJAMIN MUTU

1.

Drs. Petrus Ly, M.Si

Penanggungjawab

2.

Dr. Paulus Taek, MS

Ketua

3.

Drs. Markus U. K. Yewang, MM

Sekretaris

2. GUGUS KENDALI MUTU

1.

Drs. Basri K., M.Si

Anggota

2.

Drs. Asrial, M.Si

Anggota

3.

Drs. Priyono, M.Si

Anggota

4.

Drs. Marsel Robot, M.Hum

Anggota

5.

Drs. Labu D. Juli, M.Hum

Anggota

6.

Drs. Djabarta, M.Si

Anggota

7.

Dra. M. M. Imaculata, M.Si

Anggota

8.

Drs. Siprianus S. Garak, M.Sc

Anggota

9.

Drs. Silvester P. Taneo, S.Pd, MSi

Anggota

10.

Drs. Lukas Maria Boleng, M.Kes

Anggota

11.

Drs. L. Kian Bera, MA

Anggota

12.

Dra. Ch. Ekowati, M.Si

Anggota

13.

Dr. Uda Geradus, M.Pd

Anggota

 

III. FAKULTAS PETERNAKAN

1. GUGUS PENJAMIN MUTU

1.

Ir. Agustinus Konda Malik, MS

Penanggungjawab

2.

Dr. Ir. Arnold E. Manu, MP

Ketua

3.

Ir. Yakob R. Noach, MP

Sekretaris

2. GUGUS KENDALI MUTU

1.

Ir. Jalaludin, M.Si

Anggota

2.

Dr. Ir. Maria Y. Luruk, MP

Anggota

3.

Ir. Markus Miten Kleden, MP

Anggota

4.

Ir. Agus R. Riwu M.Si

Anggota

 

IV. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

1. GUGUS PENJAMIN MUTU

1.

Dr. Frans Gana, M.Si

Penanggungjawab

2.

Dra. Yakoba D. Niga, M.Si

Ketua

3.

Drs. Eli Lay, M.Si

Sekretaris

2. GUGUS KENDALI MUTU

1.

Dr. Pius Bumi Kellen, M.Si

Anggota

2.

Drs. Jacob Wadu, M.Si

Anggota

3.

Hotlif A. Nope, S.Sos, MA

Anggota

4.

Esrah D. N. A. Benu, S.Sos, MA

Anggota

 

V. FAKULTAS HUKUM

1. GUGUS PENJAMIN MUTU

1.

Sukardan Aloysius, SH, M.Hum

Penanggungjawab

2.

Dr. Karolus Kopong Medan, SH, M.Hum

Ketua

3.

Rafael Rape Tupen, SH, M.Hum

Sekretaris

2. GUGUS KENDALI MUTU

1.

Debi F. Ng. Fallo, SH, M.Hum

Anggota

2.

Ishak A. Tungga, SH, M.Hum

Anggota

3.

Wilhelmus Wetan Songa, SH, M.Hum

Anggota

4.

Alexander Nuban, SH, M.Hum

Anggota

5.

Ebu Kosmas, SH, MH

Anggota

VI. FAKULTAS PERTANIAN

1. GUGUS PENJAMIN MUTU

1.

Ir. M. R. Pellokila, MP.,Ph.D

Penanggungjawab

2.

Ir. Roddialek Pollo, MS

Ketua

3.

Ir. Yohana Suek, MS

Sekretaris

2. GUGUS KENDALI MUTU

1.

Ir. Jenny E. R. Markus, M.App.Sc

Anggota

2.

Ir. Maria Bano, MP

Anggota

3.

Ir. Antonius S. S. Ndiwa, MP

Anggota

4.

Ir. Agnete Tjendanawangi, M.Si

Anggota

VII. FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

1. GUGUS PENJAMIN MUTU

1.

Ir. Gustaf Oematan, M.Si

Penanggungjawab

2.

Soni Doke, S.Pt, M.Kes

Ketua

3.

Ir. Utma Aspatria, M.Si

Sekretaris

2. GUGUS KENDALI MUTU

1.

Ir. Petrus Romeo, M.Kes

Anggota

2.

Dr. Intje Picaully, S.Pi, M.Si

Anggota

3.

Marylin S. Junias, ST, M.Kes

Anggota

4.

Defiarbi Sakke Tira, SKM, M.Kes

Anggota

5.

Frans G. Mado, SKM, M.Kes

Anggota

 

VIII. FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK

1. GUGUS PENJAMIN MUTU

1.

Prof. Manggadas Lumban Gaol, S.,Ph.D

Penanggungjawab

2.

Linda W. Fanggidae, ST, MT

Ketua

3.

Vincensius Manek Ati, S.Pt, M.Si

Sekretaris

2. GUGUS KENDALI MUTU

1.

Adriana Fanggidae, S.Kom, M.Kom

Anggota

2.

Ali Warsito, S.Si, M.Si

Anggota

3.

Yorce Bana, S.Pt, M.Si

Anggota

4.

Kristina B. R. Ginting, S.Si, M.Si

Anggota

5.

Pius D. Ola, S.Si, M.Si

Anggota

6.

Woro Sundari, ST, MT

Anggota

7.

Remigildus Cornelis, ST, MT

Anggota

8.

Silvester Tena, ST, MT

Anggota

9.

Suliha I. N. Neonufa, ST, MT

Anggota

10.

Ir. Ferdi A. Koehuan, ST, MT

An

IX. FAKULTAS KEDOKTERAN

1. GUGUS PENJAMIN MUTU

1.

dr. A.A. Heru Tjahyono, SP.OG

Penanggungjawab

2.

dr. S. M. J. Koamesah, MMR, MMPK

Ketua

3.

Poro Julita Hadu, SH

Sekretaris

2. GUGUS KENDALI MUTU

1.

Listiyawati Nurina, S.Si, M.Sc, Apt

Anggota

2.

Tarsisius Bali Dason, SE

Anggota

3.

Julius J. Ndaumanu, S.Pd

Anggota

 

 

LAST_UPDATED2