Puslitbang Umbi-Umbian dan Kacang-Kacangan

Pusat Penelitian dan Pengembangan Umbi-umbian dan kacang-kacangan

E-mail Cetak PDF

Sebagai bahan pangan utama, jenis kacang-kacangan dan umbi-umbian tidak perlu diragukan lagi. Dalam rangka peningkatan pendapatan petani, maka perlu dilakukan kajian yang terarah dan berkelanjutan untuk memecahkan masalah kacang-kacangan di antaranya: efisiensi pemupukan dan pengairan, keunggulan dan kelemahan varietas local, konfigurasi sistem tanam yang sesuai untuk tumpangsari dengan jagung, potensi biopestisida local, pemasaran, penanganan pasca panen dan pengolahan hasil panen.

Demikian halnya dengan masalah umbi-umbian, yang teridentifikasi sebagai berikut: upaya domenstikasi umbi-umbian local NTT, belum diketahui keunggulan dan kelemahan klon-klon local ubi jalar, paket teknologi spesifik, penanganan pasca panen dan pengolahan hasil panen, dan masalah pemasaran.

Umbi-umbian dan kacang-kacangan yang tumbuh di Prop. NTT sangat beraneka ragam jenis da kegunaannya baik untuk makanan dan obat-obatan oleh karena itu perlu diteliti dan dikembangkan serta dilestarikan.

Tugas kami sangatlah mulia bagi masyarakat di NTT yang dominan sebagai petani, yaitu mengatasi permasalahan yang ada pada subsistem agribisnis umbi-umbian dan kacang-kacangan, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melestarikan plasmanutfah umbi-umbian dan kacang-kacangan lokalmeningkatkan diversifikasi pangan masyarakat, meningkatkan diversifikasi usaha masyarakat , dan meningkatkan nilai tambah komoditi umbi-umbian dan kacang-kacangan

Kami adalah Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang). Karena itu, selain meneliti kami juga melakukan pengembangan berdasarkan atas hasil penelitian sendiri maupun hasil penelitian pihak lain. Kami mengumpulkan plasmanutfah umbi-umbian dan kacang-kacangan di NTT dan luar NTT, dari instansi lain yang bersedia bermitra dengan kami. Kami juga melakukan penelitian teknik budidaya: pemupukan, pengairan, sistem tumpangsari, biopestisida, pasca panen, pengolahan hasil panen dan sosial ekonomi berbasis umbi-umbian dan kacang-kacangan.

Tantangan yang kami rasakan saat ini adalah sumber dana rutin atau internal yang terbatas, sehingga sebagian besar kegiatan mengandalkan dana dari pihak mitra atau dari dana hibah kompetitif yang ada di DP2M. Belum mempunyai tenaga teknis lapangan yang mampu mendukung aktivitas kegiatan penelitian secara maksimal. Belum mempunyai kebun percobaan (station lapangan) yang memadai untuk dapat melakukan penelitian sesuai dengan rencana yang telah disiapkan. Penelitian laboratorium masih menggunakan sarana dan prasarana laboratorium di jurusan/fakultas. Akses publikasi pada jurnal terakreditasi masih terbatas, yaitu memanfaatkan jurnal terakreditasi di institusi atau perguruan tinggi lain di luar NTT. Tenaga profesional di bidang pemuliaan tanaman masih terbatas. Koleksi perpustakaan terutama jurnal penelitian berkualitas yang masih terbatas.


Kupang, 1 April 2014

Kepala Puslitbang Umbi-umbian dan Kacang-kacangan


Ir. Effy Roefaida, MS

 

LAST_UPDATED2