Environmental Research Centre

PENDAHULUAN

Pusat Penelitian Lingkungan Hidup dan Sumberdaya Alam (PPLHSA) merupakan salah satu pusat diantara 14 pusat dalam lingkungan Lembaga Penelitian, Universitas Nusa Cendana (Undana). Pusat penelitian ini didirikan sebagai bentuk kepedulian masyarakat akademik terhadap berbagai persoalan lingkungan yang ada di Indonesia khususnya di wilayah ekosistem kepulauan semiringkai tropika.
PPLHSA merupakan perkembangan dari Pusat Studi Lingkungan (PSL) yang didirikan berdasarkan Surat Keputusan Rektor Undana No.68 Tahun 1980 tanggal 20 Agustus 1980. Dalam struktur Undana ketika itu, PSL berstatus non struktural karena kelembagaan penelitian yang juga berstatus sama yang seharusnya berstatus lembaga. Pada tahun 1993 Pusat Penelitian berubah menjadi Lembaga Penelitian dan mengikuti perubahan tersebut maka dengan keputusan Rektor Undana No.31 Tahun 1996, PSL memperoleh nama dan status baru sebagai pusat struktural dengan nama PPLHSA yang bernaung di bawah Lembaga Penelitian Universitas Nusa Cendana.

VISI DAN MISI

Visi
Terwujudnya Pusat Penelitian Lingkungan Hidup dan Sumberdaya Alam (PPLHSA) yang berdaya saing dan berwawasan global dalam bidang IPTEKS di bidang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Sumberdaya Alam melalui kegiatan untuk menunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi dan meningkatkan kontribusinya bagi pembangunan berkelanjutan.
Misi
Menjadikan PPLHSA sebagai lembaga yang berkompeten dan berdaya saing secara berkelanjutan dalam menerapkan dan mengembangkan IPTEKS di bidang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Sumberdaya Alam serta memiliki nilai aplikasi dalam pembangunan khususnya di wilayah ekosistem semiringkai tropika


TENAGA AHLI

Pusat Penelitian Lingkungan Hidup dan Sumberdaya Alam (PPLHSA) Undana adalah Lembaga Pendidikan Tinggi yang mempunyai bidang keahlian multidisipliner. Khusus bidang lingkungan tersedia tenaga ahli bersertifikat AMDAL A,B,C, dan keahlian lingkungan lainnya. Tenaga ahli yang dimiliki oleh PPLHSA tersebar di seluruh Fakultas yang ada di Undana. Para peneliti dan pengajar tersebut adalah pakar yang berpengalaman bergelar S2 dan S3 luaran dari universitas di dalam dan di luar negeri, antara lain dalam bidang tanah, geologi, sumberdaya hutan, teknik kimia, teknik elektro, geografi, hidrologi, teknik sipil, pertanian, peternakan, parawisata, antropolog, kesehatan masyarakat, dan lain-lain.
FASILITAS
PPLHSA memiliki sebuah gedung dengan luas 100m2. Bangunan tersebut digunakan untuk ruang pimpinan dan staf, ruang laboratorium lingkungan, ruang perpustakaan, ruang pertemuan (aula), dan lain-lain. Selain itu, PPLHSA juga memiliki sebuah rumah kaca (green house) untuk penelitian.

KEGIATAN

Kegiatan PPLHSA meliputi pelatihan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pelatihan dimaksudkan untuk untuk meningkatkan SDM bidang lingkungan seperti kursus AMDAL, UKL-UPL, ekonomi lingkungan, audit lingkungan, dan lain-lain, kegiatan penelitian meliputi antara lain Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH), AMDAL, Inventarisasi Lingkungan Hidup Tingkat Pulau/Kepulauan dan Ekoregion, dan lain-lain, sedangkan di bidang pengabdian masyarakat meliputi antara lain monitoring dan evaluasi kualitas lingkungan, memberikan ceramah aspek lingkungan hidup dan sumberdaya alam, bantuan dan advokasi di bidang lingkungan, dan lain-lain. Selain itu PPLHSA juga memiliki jurnal sebagai media komunikasi antara stakeholder yang diberi nama jurnal semiringkai. Beberapa kegiatan yang telah dilakukan oleh PPLHSA lima tahun terakhir antara lain:
1. Diklat AMDAL Tipe A Bagi Guru-Guru SMP se-Kota Kupang, Tahun 2008.
2. Pengkajian Penataan Kawasan Fatukoa dan Sekitarnya, Tahun 2008.
3. Menyusun Dokumen AMDAL Rencana Usaha/atau Kegiatan Tambang Mangaan di Wilayah Supul-Noebesa dan Silu-Koeneno, Kabupaten TTS, Tahun 2008.
4. Diklat AMDAL Tipe A Bagi Dosen dan Guru SMA se-Kota Kupang, Tahun 2009.
5. Penyusunan Naskah RTK-RHL Semi Detail Propinsi NTT, Tahun 2009.
6. Analisis Status Penguasaan Lahan dan Kinerja Usaha Pertanian pada Daerah Irigasi di Kabupaten Sumba Timur, Tahun 2009.
7. Pembuatan Peta Basis Data GERHAN (2004-2008) Propinsi NTT, Tahun 2009.
8. Studi Kelayakan Potensi Air di Desa Biau Kec.Lokufeu dan Studi Potensi Angin di Laktulus Desa Fohoeka kec.Nanaet Dubesi serta Desa Mandeu kec.Raimanuk Kabupaten Belu, Tahun 2009

Related News