TEKNIK MESIN

LATAR BELAKANG

Pada tanggal 27 April 2005 melalui Rapat Senat Undana diputuskan untuk menggabungkan Fakultas Teknik dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dengan nama Fakultas Sains dan Teknik yang selanjutnya diusulkan ke Dikti melalui surat nomor 1862/J15/PP/2004 tanggal 12 Juni 2004.

Setelah melalui berbagai pertimbangan baik akademik maupun manajemen, maka berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI nomor 16 tahun 2006, berdirilah Fakultas Sains dan Teknik yang disingkat FST.

Fakultas Sains dan Teknik sekarang memiliki 10 jurusan yaitu jurusan Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Ilmu Komputer, Teknik Pertambangan dan Teknik Arsitektur. Semuanya program S1 yang menerima mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN, PMDK dan Transfer setiap tahun Akademik.

Jurusan Teknik Mesin FST Undana sendiri resmi dibuka berdasarkan SK Pendirian No. 85/DIKTI/KEP/2007 Tanggal 02 April 2007.

 

TUJUAN

Untuk menghasilkan Sarjana Teknik Mesin yang memiliki dasar pengetahuan, sikap dan keterampilan profesional dalam bidang Teknik Mesin sehingga mampu bekerja dibidangnya dan mampu beradaptasi serta mengembangkan diri dalam perkembangan IPTEK.

 

SPESIFIKASI LULUSAN

Lulusan Jurusan Teknik Mesin Undana bergelar Sarjana Teknik (ST) dengan dua spesifikasi dari peminatan Mata Kuliah Pilihan dan Tugas Akhir (Skripsi), yakni Konversi Energi dan Konstruksi Perancangan.

 

PROSPEK KERJA LULUSAN

Lingkup kerja Teknik Mesin mencakup hampir semua aspek peralatan dan proses yang ada. Seorang Sarjana Teknik Mesin dapat berperan dibidang Pembangkit, Pemanfaatan dan Konservasi Energi, Perancangan Sistem Pemanas, Pengkondisian Udara serta Pendingin. Disamping itu pula berperan dalam bidang transpotasi, industri otomotif, pabrik semen, mesin fluida dll.

 

BEBAN SKS DAN LAMA STUDI

Program S1 dapat ditempuh dalam waktu 8-14 semester. Beban studi keseluruhan adalah 144-152 sks (satuan kredit semester) termasuk skripsi.

 

PERSYARATAN

1. Lulusan SMA/MA jurusan IPA atau sekolah-sekolah sederajat.

2. Lulus ujian saringan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK).

3. Sehat jasmani dan rohani.

Bagikan artikel di

FacebookLinkedinTwitter